Sulsel Sediakan Rp20 Miliar Perangi Virus Corona

Gubernur Sulawesi Selatan HM Nurdin Abdullah

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR-- Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus berupaya melakukan langkah pencegahan atas merebaknya virus corona (Covid-19). Salah satunya menyiapkan anggaran darurat bencana.

Pelaksana tugas Badan Keuangan dan Aset Daerah Sulsel, Junaedi mengatakan, karena sifatnya mendadak dan mendesak, maka penanganan virus corona diambil dari pos anggaran belanja tak terduga yang ada di APBD.

"Kalau besaran anggaran tak terduga itu sekitar Rp20 miliar. Ini yang akan kita maksimalkan dulu penggunaannya," kata Junaedi kepada fajar.co.id, Jumat (20/03/2020).

Jika masih kurang, Junaedi menjelaskan bisa diambil dari sisa saldo kas yang ada. Caranya dengan menggeser belanja yang tak terlalu penting yang ada di APBD 2020.

Kebijakan ini sendiri telah didukung dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 20 Tahun 2020 danPeraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 6 Tahun 2020.

Peraturan tersebut mengatur kewenangan pemerintah daerah supaya bisa merevisi APBD agar fokus menanggulangi virus tersebut di daerah masing-masing. Revisi APBD tersebut diharapkan agar pemerintah daerah bisa meningkatkan fasilitas kesehatan di rumah sakit daerah serta kampanye untuk pencegahan penyebaran virus corona.

"Anggaran corona sesuai Permendagri 20/2020 itu mengamanatkan agar menggunakan saldo kas yang ada. Nanti selanjutnya kita menjadwalkan ulang belanja yang sudah ada," jelas Junaedi.

Secara nasional, pemerintah memperkirakan anggaran yang bisa digunakan untuk menangani virus corona atau Covid-19 di Indonesia sebesar Rp27 triliun. Dana tersebut bisa didapat dengan melakukan perubahan atau realokasi anggaran kementerian, lembaga serta pemerintah daerah, yang dianggap kurang penting di tengah merebaknya virus corona.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Hamsah Umar


Comment

Loading...