Imbas Corona, Mengaji pun Harus Via Online

0 Komentar

Senantiasa berdoa

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Umat muslim masih tetap meningkatkan imannya, di tengah pandemi virus corona yang sudah menyapu Indonesia.

Di Kota Makassar sendiri, beberapa dari umat muslim terpaksa mengalihkan kegiatan pengajiannya ke jalur online, karena bahaya virus corona atau covid-19.

Lihat saja, seorang guru mengaji bernama Ustaz Sudirman harus membina santri-santrinya melalui sebuah aplikasi secara online.

Cara itu dilakukan setelah pengajian secara tatap muka langsung di sebuah masjid lingkungan Yayasan Sekolah Makassar (Yapma), Jalan Maccini Raya ditiadakan dan diganti dengan pengajian online.

“Pekan ini mulai. Sampai himbauan pemerintah dicabut,” kata Ustaz Sudirman kepada Fajar.co.id, Sabtu (21/3/2020).

Pengajiannya ini tetap dilakukan, untuk menghindari penyebaran virus corona. Aplikasi yang mereka pakai sangat mudah ditemukan di aplikasi Google Play Store.

“Nama aplikasinya Zoom. Bisa didownload di play store,” ujarnya.

Namun selama mengaji via online, beberapa santrinya ada yang mengeluh. Lantaran pengajian onlinenya terputus karena jaringan miliknya tidak memadai.

Sedangkan untuk ibadah lainnya, masjid yang terletak di lingkungan kampus kesehatan tersebut meniadakan salat Jumat. Namun untuk ibadah salat lima waktu, masih bisa diakukan di masjid tersebut.

Kata Ustaz Sudirman, langkah itu merupakan respons atas himbauan langsung dari Gubernur Sulsel, di setiap masjid di Kota Makassar.

“Ditiadakan salat Jumat. Tapi katanya sholat lima waktu tetap terbuka masjid. Untuk masjid kampus Yapma, sesuai surat himbauan dari Pak Gubernur,” jelasnya. (Agus)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...