Situasi Makin Sulit, Kondisi Makin Tak Menentu

Sabtu, 21 Maret 2020 14:41

ILUSTRASI

FAJAR.CO.ID, MADRID — Serangan virus corona jenis baru COVID-19 di Spanyol makin mengerikan. Total sudah ada 1.000 lebih kematian akibat virus tersebut.

Menyikapi kondisi ini, Otoritas Spanyol akan mengubah pusat konferensi Madrid menjadi rumah sakit militer darurat bagi ribuan pasien virus corona.

Sekitar 5.500 tempat tidur rumah sakit, termasuk unit perawatan intensif, akan didirikan di dalam pusat konferensi IFEMA seluas 240.000 meter persegi di pinggiran ibu kota untuk mengatasi lonjakan positif corona. Demikian Otoritas Madrid mengatakan hal tersebut dalam sebuah kicauan di Twitter

“Hari-hari yang paling sulit akan segera datang,” kepala darurat kesehatan Fernando Simon mengatakan pada konferensi pers, dan mendesak penduduk untuk tunduk pada karantina sebagian wilayah yang diberlakukan Sabtu lalu sebagai bagian keadaan darurat nasional.

“Terus upayakan, kita harus berupaya (untuk mengalahkan virus) sesegera mungkin. Dampak yang ditimbulkannya pada masyarakat tidak dapat bertahan lama,” katanya.

Ibu kota telah menjadi pusat penyakit di Spanyol. Dengan hampir 20.000 kasus dilaporkan pada Jumat,

Spanyol menyalip Iran sebagai negara yang paling parah terkena dampak pandemi ketiga setelah China dan Italia. Wilayah Madrid menyumbang 628 kematian dan 7.165 kasus.

Menteri Kesehatan Salvador Illa mengatakan rumah sakit Spanyol menjalankan beberapa uji klinis untuk menangani kasus-kasus virus corona yang parah dan ringan, sementara kementerian sains mengatakan para peneliti sedang mengerjakan vaksin potensial dan tes pendeteksian.

Komentar