Soal ODP Dikabarkan Drop, Warga Diminta Jangan Panik

Sabtu, 21 Maret 2020 22:39

ILUSTRASI

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Kabar pasangan suami istri (Pasutri) yang diduga terpapar virus corona, sudah ditangani oleh tim medis.

Pasutri itu berdomisili di Jalan Malengkeri, RT 7, RW 2, Kelurahan Mangasa, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar.

Satu di antaranya bernama Hasni (43), seorang Ibu Rumah Tangga (IRT). Dia dikabarkan mulai mengalami batuk dan demam, usai memandikan jenazah saudara angkatnya, Hapsa (50) yang meninggal karena positif corona.

Akhirnya, tim medis dari Puskemas Mangasa dan Dinkes Kota Makassar turun mengecek kesehatan Hasni.

“Dia tidak mengalami batuk dan demam. Suhu badannya pun normal,” kata salah satu petugas medis, saat ditemui di rumah Hasni, Sabtu malam (21/3/2020).

Medis itu mengatakan, suhu badan Hasni berada di bawah 37,5 derajat. Di angka itu, suhu badan seseorang masih aman.

Dari pengakuannya, Hasni memang pernah memandikan jenazah Hapsa. Beberapa hari kemudian, Hasni mengaku mengalami demam dan batuk dan telah memeriksa kesehatannya di Puskesmas Mangasa.

Tetapi pihak puskesmas menganggap kondisi Hasni aman, dan disarankan pulang dan tidak keluar rumah di tengah wabah virus tersebut.

Suami Hasni, Syahrir Baso, juga dikabarkan tertular dari istrinya tersebut. Syahrir disebut-sebut mengalami batuk.

Namun saat petugas medis memeriksa Syahrir, ternyata tidak mengalami hal demikian, atau normal. Warga sekitar diharapkan tidak terlalu panik dan tidak mengucilkan orang tersebut.

Bagikan berita ini:
1
4
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar