Dilarang Berkumpul, KPU Batalkan Lantik 519 Anggota PPS

ilustrasi (jawa pos)

FAJAR.CO.ID, MASAMBA--Ketua KPU Luwu Utara, Syamsul Bachri memutuskan menunda pelantikan panitoa memungutan suara (PPS). Penundaan pelantikan PPS setelah mewabahnya virus corona di Sulawesi Selatan.

''Kita batalkan semua kegiatan pelantikan PPS,'' kata Syamsul Bahri kepada FAJAR.

Devisi Parmas dan SDM KPU Luwu Utara, Rahmat mengatakan alasan penundatan ini Berdasarkan surat keputusan KPU No 1 datahapa penundahan tahapan penilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Walikota dan Wakil Walikota tahun 2020 dalam upaya pencegahan wabah Covid-19 serta memperhatikan datahapant edaran KPU RI nomor 8 tentang pelaksanaan surat keputusan nomor 179/PL.02-Kpt/ot /KPU /III/2020.

"Hari ini resmi kami menunda tahapan pelantikan pengambilan sumpah janji calon PPS setelah menerima surat keputusan dari KPU RI dengan berbagai pertimbangan untuk antisipasi mewabahkan virus corona ,” ucap Rahmat.

Selain itu keputusan penundaan ini kata Rahmat pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan bawaslu dan selanjutnya kami akan mengeluarkan BA (berita acara) penundaan melalui rapa pleno, serta memperhatikan dan memperhatikan himbauan pemerintah daerah Luwu Utara.

Kata dia Rahmat menjelaskan bahwa sesuia dengan pengumuman calon PPS terpilih akan dilantik dan diambil sumpahnya setelah ada jadwal dan tahapan baru pada pelaksanaan pilkada serentak tahun 2020 dari KPU RI.

Kata dia Rahmat mengungkapkan bahwa terkait pelantikan kami sudah menyiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan untuk melakukan pelantikan kepada 519 panitia badan Ad Hoc yang akan bertugas di 173 desa/kelurahan 15 kecamatan di Luwu Utara (shd)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : rasid alfarizi

Comment

Loading...