Pelatih Italia Sebut Piala Eropa 2021 Akan Jadi Turnamen Level Tinggi

Roberto Mancini/AP

FAJAR.CO.ID, ROMA—Pelatih Italia, Roberto Mancini memprediksi Piala Eropa 2021 akan menjadi turnamen level tinggi. Semua negara menurutnya akan tampil dengan kekuatan terbaiknya.

Prediksi Mancini didasarkan pada adanya waktu 12 bulan ekstra untuk mengembangkan bakat muda yang dimiliki setiap negara dan pemulihan pemain bintang yang cedera. Hal ini menurutnya tidak hanya berlaku bagi Italia, namun juga Prancis, Inggris, Belanda, Jerman dan Spanyol.

“Saya mengharapkan Piala Eropa tingkat yang sangat tinggi, berkualitas tinggi. Kami akan mencoba memenangkan turnamen ini. Saya tidak sabar untuk berdiri di depan bench dan mendengarkan lagu kebangsaan. Setelah semua hal yang dilalui negara ini, itu akan menjadi sensasi yang luar biasa,” kata Mancini kepada La Gazzetta dello Sport.

Khusus Italia, penundaan Piala Eropa menurut Mancini memberi kesempatan kepada pemain seperti Nicolò Zaniolo, Federico Chiesa, Emerson Palmieri dan banyak lagi untuk pulih. Turnamen ini sebelumnya dijadwalkan pada 12 Juni mendatang yang kemudian ditunda hingga musim panas 2021. “Jelas, memulihkan pemain dengan karakteristik unik seperti Nicolò Zaniolo adalah penting dan banyak pemain muda yang sudah kami miliki di skuad akan lebih berpengalaman musim panas mendatang,” ujar Mancini. “Jika orang-orang seperti Federico Chiesa pindah ke klub yang lebih besar, itu juga bisa mempercepat proses pematangan. Seperti yang saya katakan kepada ayahnya, Federico harus bermain dengan sangat antusias. Orang lain seperti Domenico Berardi seharusnya sudah menjadi bintang dengan kemampuannya, tetapi dia masih berusia 25 dan dapat tumbuh banyak di masa depan,” lanjutnya. Mancini sendiri percaya bahwa Ciro Immobile dan Andrea Belotti masih akan menjadi andalan mereka di lini depan Gli Azzurri. “Gallo dan Immobile tetap menjadi jaminan untuk serangan Italia kami. Jika Francesco Caputo mengulangi musim yang baru saja ia miliki untuk Sassuolo, saya pasti akan mempertimbangkannya,” jelasnya. Sementara itu, mantan penyerang Juventus, Sebastian Giovinco mengatakan dia ingin kembali ke Serie A dan bermain untuk Gli Azzurri lagi. “Satu-satunya jalan kembali ke tim nasional adalah kembali ke Italia dan melakukan sesuatu yang hebat,” katanya dikutip dari Football Italia. Giovinco belum pernah bermain di Italia sejak meninggalkan Juventus hampir lima tahun lalu. Pada musim panas 2015 ia bergabung dengan Toronto FC dan tinggal selama tiga tahun, sebelum bergabung dengan Al Hilal pada 2019. (amr)

Komentar

Loading...