Bagi-Bagi Hand Sanitizer, Solusi KNPI Sulsel Tangkal Virus Corona

0 Komentar

Relawan tim kesehatan KNPI Sulsel membagikan hand sanitizer ke warga Makassar. (Istimewa)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR- Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulsel ikut aktif dalam menekan risiko penyebaran virus corona. Kelangkaan hand sanitizer di pasaran membuat pengurus KNPI Sulsel mengambil langkah pencegahan dengan memproduksi hand sanitizer sendiri.

Adapun target yang diproduksi dan akan dibagikan mencapai 1.000 botol lebih untuk tahap pertama. Hari ke-4 sejak pembuatan hand sanitiser, KNPI Sulsel sudah membagikan 600 botol.

Itu dibagikan secara gratis atau cuma-cuma. Yang akan diberikan, adalah masyarakat, komunitas ojek online, petugas kebersihan.

“Kita juga rencanakan akan membagikan di terminal Daya dan Mallengkeri,” kata koordinator relawan tim kesehatan KNPI Sulsel, Farah Pratiwi saat dikonfirmasi, Senin (23/3/2020).

Pada hari pertama, pembagian hand sanitiser ini, dipimpin langsung Indira Mulyasari Paramastuti. Itu dilakukan, di Anjungan Pantai Losari. Penjabat Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb ikut menyaksikan.

“Hari ini masih ada beberapa titik yang akan kita datangi. Sambil membagikan hand sanitiser ini, kita juga memberikan edukasi kepada masyarakat, untuk social distancing. Sering-sering cuci tangan juga,” tambahnya.

Ketua KNPI Sulsel, Arham Basmin memang sudah menginstruksikan, agar seluruh pengurus KNPI Sulsel, aktif membantu pemerintah dalam mencegah penularan virus corona.

Arham Basmin mengimbau seluruh pengurus DPD II KNPI di 24 Kabupeten dan Kota se-Sulawesi Selatan, untuk aktif dalam melakukan pencegahan penyebaran virus corona.

Caranya, dengan melakukan penyemprotan disinfektan, atau membagikan hand sanitizer di masyarakat. Hal sederhana itu, dianggap mampu menekan penularan virus corona.

“Walau kita dianjurkan untuk stay at home atau tinggal dirumah untuk pencegahan, namun kita juga harus tetap bahu membahu melawan penyebaran virus corona (Covid-19). Hal-hal yang kecil imi memiliki banyak manfaat dan tentunya sangat tidak meberatkan,” kata Arham Basmin. (Mirsan)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...