Covid-19 Pukul Ekonomi, Ini Rekomendasi Banggar DPR ke Pemerintah

Senin, 23 Maret 2020 22:54

Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Said Abdullah. (Instagram DPR RI)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Badan Anggaran (Banggar) DPR RI mengungkapkan virus corona (Covid-19) memberikan dampak yang cukup besar pada perekonomian Indonesia. Hampir seluruh indikator ekonomi makro mengalami perubahan yang sangat signifikan.

Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Said Abdullah mengatakan APBN 2020 sebagai instrumen fiskal utama yang dimiliki pemerintah untuk menjalankan roda pembangunan, praktis mengalami banyak perubahan, mulai dari asumsi ekonomi makro maupun postur APBN 2020 itu sendiri.

Untuk itu demi menjaga keberlangsungan APBN 2020 dan perekonomian nasional, ia meminta pemerintah perlu mengambil beberapa arahan skema dari Banggar DPR RI.

“Pertama, pemerintah perlu segera menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) yang merevisi UU No. 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara, terutama di penjelasannya. Revisi pejelasan yang memberikan kelonggaran defisit APBN dari 3 persen ke 5 persen dari PDB dan rasio pajak terhadap PDB tetap 60 persen,” jelasnya dikutip dari laman resmi dpr.go.id, Senin (23/03/2020).

Yang kedua, ia menyatakan Banggar mendorong Pemerintah untuk segera menerbitkan Perppu APBN 2020 mengingat tidak dimungkinkannya pelaksanaan Rapat Paripurna DPR RI dalam waktu dekat, sebagai konsekuensi kebijakan social distance.

“Perppu dibutuhkan oleh pemerintah untuk menyesuaikan kembali APBN 2020 dengan kondisi yang sedang kita alami saat ini, dan beberapa bulan ke depan,” imbuhnya.

Bagikan berita ini:
8
9
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar