Jadi Rujukan Pasien Corona, RS Sayang Bunda Belum Dapat Izin dari Warga

Senin, 23 Maret 2020 23:08

RS Sayang Bunda gelar pertemuan dengan warga sekitar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Polemik antara pihak Rumah Sakit Sayang Bunda dengan warga sekitar terkait perizinan rumah sakit rujukan belum menemui titik terang.

Pertemuan antara warga sekitar dan pihak rumah sakit mengalami jalan buntu setelah beradu argumen selama lebih dua jam.

Sebelumnya, Rumah Sakit Sayang Bunda rencananya akan dijadikan tempat rujukan Orang Dalam Pemantauan (ODP) pasien covid 19

Hal tersebut diungkapkan langsung Kepala Rumah Sakit Sayang Bunda, Ardi Dahlan, saat ditemui di jalan Letjen Hertasning, Kota Makassar, Senin malam(23/3/2020).

Ardi mengungkapan, pihaknya dan Dinas Kesehatan Sulawesi Selatan sudah berkomunikasi penambahan rumah sakit rujukan tersebut.

Ia melihat semua rumah sakit rujukan di Makassar tidak bisa lagi menampung pasien ODP yang datang. “Kasihan orang yang ODP, pihak rumah sakit rujukan tidak bisa lagi menampung akibat banyaknya pasien, mereka bisa saja meninggal jika tidak segera ditangani,” ungkapnya.

Namun, warga sekitar tidak setuju dengan langkah yang diambil oleh Rumah Sakit Sayang Bunda, warga takut mereka terpapar virus corona yang dibawa pasien, apalagi rumah warga berbagi tembok dengan rumah sakit.

Bagikan berita ini:
6
3
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar