Penggal Kepala Ponakan, Pak Haji Kini Disidang

Sidang kasus pembunuhan penggal kepala karena sengketa tanah di Kabupaten Gowa, kini digelar di Pengadilan Negeri (PN) Sungguminasa, Senin (23/3/2010).

FAJAR.CO.ID, SUNGGUMINASA– Sidang kasus pembunuhan penggal kepala karena sengketa tanah di Kabupaten Gowa, kini digelar di Pengadilan Negeri (PN) Sungguminasa, Senin (23/3/2010).

Haji Saju sebagai terdakwa tampak tenang di kursi cokelat. Duduk bersampingan dengan tim kuasa hukumnya. Sidang tersebut dihadiri oleh beberapa pihak keluarga korban.

Saksi yang dihadirkan adalah adik ipar terdakwa, Fatimah. Hadir pula keponakan terdakwa, Siti Harjayanti dalam sidang yang dipimpin oleh Henu Sista Aditya, SH tersebut.

Saksi Fatimah mengatakan, saat itu pada hari Senin pagi, 11 November 2019, korban Sampara melintas di depan rumahnya. Sekitar pukul 07.00 Wita.

Di saat itu, warga sekitar sempat menyapa dan bertanya kepada Sampara. Namun raut wajahnya sat itu tampak emosi dari dalam mobil pikap biru yang ia kendarai.

“Warga menegur Sampara dan sempat ditanya mau kemana. Sampara ini menjawab akan menyerang Haji Saju (terdakwa),” kata Fatimah saat menjawab pertanyaan majelis hakim.

Saksi Siti Harjayanti pun demikian. Dia hanya mendengar apa yang disampaikan oleh Sampara, yang akan menyerang pamannya itu, karena sengketa tanah yang tak kunjung selesai.

Sidang sempat diwarnai kekesalan oleh keluarga korban. Mereka kesal dengan perbuatan Haji Saju, yang membunuh Sampara dengan sebilah parang miliknya. Hingga kepala dan tubuh Sampara terpisah.

Peristiwa pembunhan sadis itu terjadi di Desa Taring, Kecamatan Biringbulu, Kabupaten Gowa. Sebelum pembunuhan itu terjadi, korban dan terdakwa sempat cekcok soal lahan kebun kemiri itu.

Tetapi keduanya tak mampu menahan emosi. Perkelahian pertumpahan darah pun terjadi, dan dimenangkan oleh Haji Saju.

Sementara Sampara, tewas dengan kondisi kepala dan tubuhnya terpisah, dan berlumuran darah akibat tebasan parang milik Haji Saju.

Korban Sampara pun telah dimakamkan oleh keluarganya. Sedangkan terdakwa Haji Saju, diancam dengan pasal 338 KUHP tentang pembunuhan, dan telah ditangani oleh Polres Gowa. (Agus)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Edy Arsyad

Comment

Loading...