Kecewa Kinerja Gugus Tugas Covid-19 Sulsel, Dewan: Lamban dan Tidak Transparan

Selasa, 24 Maret 2020 21:33

Anggota DPRD Sulsel, Arum Spink.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Anggota DPRD Sulsel, Arum Spink, menyebut, kinerja gugus tugas penanganan virus corona (Covid-19) yang dibentuk Pemprov Sulsel belum maksimal.

Arum menyebutkan, gugus tugas yang dipimpin langsung oleh Gubernur Sulsel, HM Nurdin Abdullah, masih lamban dan tidak transparan. Terutama dalam penanganan pasien yang dinyatakan positif.

“Dari kemarin kami minta datanya harus update, ini baru terungkap kalau sejak 21 Maret ternyata sudah empat yang positif. Harusnya koordinasi dengan gugus tugas pusat lancar dan cepat,” sesal Wakil Ketua Komisi E DPRD Sulsel tersebut.

Politisi Partai NasDem ini juga mengungkapkan kekurangan gugus tugas provinsi yang tak memiliki juru bicara memadai. Selama ini hanya bertumpu pada Gubernur dan Kepala Dinas Kesehatan yang sibuk.

“Harus ditunjuk juru bicara yang bisa tampil di depan publik. Belajarlah dari gugus tugas pusat atau daerah lain. Bahkan gubernur mereka yang meluangkan waktu memberikan pernyataan ke masyarakat setiap hari,” ungkapnya.

Soal penanganan pasien, Arum menjelaskan gugus tugas tidak transparan. Terlebih setelah ada desas-desus pejabat publik di Pemprov Sulsel diduga terinfeksi Covid-19.

“Kalau memang positif, yah diungkapkan saja. Setidaknya membantu kerja gugus tugas melakukan tracking. Jangan malah kayak main sembunyi-sembunyi,” tegas Arum.

Contoh lain, kata dia, selama ini proses isolasi dan penyemprotan disinfektan dilakukan saat ada yang positif atau heboh di media. Harusnya kalau sudah ODP atau PDP, segera dilakukan hal seperti itu,” tegasnya. (Mirsan)

Bagikan berita ini:
10
1
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar