Wabah Corona, Omzet Pedagang Pakaian Muslim Turun

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR -- Menjelang Ramadan, berbagai persiapan mulai disiapkan. Misalnya membeli bahan kue, pakaian baru hingga perlengkapan ibadah.

Namun di tengah merebaknya virus corona saat ini, para pedagang perlengkapan ibadah mengalami penurunan penjualan. Sulaeman, salah seorang pedagang perlengkapan ibadah dan perlengkapan haji di Pasar Butung mengakui hal itu, Selasa (24/3/2020).

"Ada bedanya sedikit selama ada ini wabah. Tahun lalu bisa dapat sampai 80 atau 90 persen, kalau sekarang biasa dapat 50 persen atau 40 persen," ucapnya pada fajar.co.id.

Ia mengaku, sejak virus corona merebak, omset yang didapatnya per hari mencapai Rp500 ribu. Sementara di tahun-tahun sebelumnya, omsetnya mencapai Rp2 juta per hari.

Hal yang sama diungkapkan A Tin Suhartina yang juga salah seorang pedagang mukenah melalui via online. Kata dia, omset yang didapatnya per hari di tengah merebaknya virus corona saat ini hanya sekitar Rp100 ribu hingga Rp500 ribu.

"Dulu sebelum wabah Rp2 juta per hari. Setelah ada wabah Rp500 ribu per hari, kadang juga Rp100 ribu. Bahkan kadang tidak ada sama sekali," tuturnya.

Ibu satu orang anak tersebut mengaku sebelum virus covid-19 merebak, barang yang dijualnya bahkan dikirim hingga ke luar negeri.

"Kebanyakan dari luar Makassar. Mulai dari Makassar sampai Papua Merauke. Pernah lagi ada barangku ke China," tutupnya. (qyswanty/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Hamsah Umar

Comment

Loading...