Demi Penanganan Virus, Keterbukaan Prof Idrus Seharusnya Ditiru Pasien Lainnya

Prof Idrus Paturusi

FAJAR.CO.ID — Pemerintah secara resmi mengumumkan jumlah kasus positif Covid-19, termasuk di Sulawesi Selatan, yang alami peningkatan. Jumlah kasus menjadi 13 positif. Sore hari, sekitar pukul 17.00 Wita, Prof. Dr dr Idrus A Paturusi SpBO (Rektor Unhas periode 2006 – 2010 dan 2010 – 2014) mengumumkan bahwa dirinya positif Covid-19, dan telah berada di Ruang Isolasi Rumah Sakit Unhas.

Informasi yang disampaikan melalui anak kandung beliau ini sangat mengagetkan sivitas akademika Unhas. Berbagai ucapan do’a memohon kesembuhan dan keselamatan dari dosen dan pegawai, disampaikan melalui berbagai grup WA internal Unhas.

Rektor Unhas, Prof Dr Dwia Aries Tina Pulubuhu, mengatakan semangat yang ditunjukkan oleh Prof Idrus sangat luar biasa. Prof Idrus dikenal aktif dalam merespons setiap peristiwa kemanusiaan, termasuk membantu menangani wabah Covid-19.

“Beliau merupakan motor penggerak Tim Satgas Covid-19 Unhas, yang intensif melakukan koordinasi dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan agar RSPTN Unhas bisa turut serta dalam pemeriksaan virus,” kata Prof Dwia.

Selain itu, Prof Idrus juga aktif menggalang dan mengajak berbagai pihak untuk berkolaborasi dalam gerakan mengatasi pandemi Covid-19, termasuk dengan Kodam XIV Hasanuddin, Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan, tokoh-tokoh masyarakat, dan pihak swasta.

“Kemarin beliau masih kontak saya, menyampaikan bahwa beliau saja mengechek kesiapan Lab BSL-3 Rumah Sakit Unhas yang dipersiapkan untuk mendeteksi virus. Beliau menyampaikan apa-apa saja yang masih kurang di lab tersebut,” beber Prof Dwia.

KONTEN BERSPONSOR

Komentar