Sudah Dikritik, Milan Tetap Ngotot Ingin Ganti Pelatih

0 Komentar

Ralf Rangnick/EPA

FAJAR.CO.ID, MILAN—AC Milan mendapat kritik pedas dari pemain serta legenda mereka terkait kebiasaan gonta ganti pelatih klub berjuluk Rossoneri tersebut. Namun, mereka ternyata tak peduli.

CEO Milan, Ivan Gazidis saat ini dilaporkan telah meyakinkan Ralf Rangnick tentang sumber daya yang tersedia di San Siro dan mengajaknya bergabung dan menggantikan pelatih saat ini, Stefano Pioli.

Tuttosport menulis tentang kontak baru antara CEO Gazidis dan direktur Red Bull Rangnick, yang diduga akan datang ke Milan musim panas ini. Laporan terbaru mengungkapkan bahwa CEO Milan telah meyakinkan Rangnick bahwa dia akan memiliki anggaran yang tersedia untuk melakukan pekerjaannya dengan efisien.

Sebelumnya, pemain Milan yang kini dipinjamkan ke Sevilla, Suso menegaskan, sangat sulit bagi klub peraih 18 scudetto itu untuk berkembang seperti beberapa dekade lalu. Menurutnya, Milan setiap tahun berubah dan itu mengganggu soliditas.

“Pada waktu saya di Milan, saya memiliki tiga Presiden, berbagai pelatih dan puluhan rekan satu tim. Anda tidak dapat membuat sesuatu yang solid ketika semuanya berubah setiap tahun,” tegas Suso kepada surat kabar Spanyol, AS.

Sebelum Suso melontarkan kritik pedas itu, legenda Milan, Demetrio Albertini sudah lebih dulu muncul di media untuk menyuarakan kekecewaannya. Albertini mengatakan, Milan membutuhkan stabilitas dan mereka tidak boleh selalu memulai dari awal setiap tahun.

“Mereka membutuhkan stabilitas, mereka membutuhkan proyek yang dapat diselesaikan. Selalu sulit untuk berubah setiap tahun. Dibutuhkan stabilitas dan mengetahui bagaimana menerima kritik karena ketika Anda memulai sesuatu yang baru, itu tidak pernah bersifat jangka pendek,” ujar Albertini kepada Tuttosport.

Ia menjelaskan, mengelola kritik sangat penting untuk klub besar seperti Milan. “Jika Anda percaya pada proyek, Anda harus mengelola saat-saat sulit, ketika hasilnya tidak datang. Jika Anda memulai dari awal setiap tahun karena Anda pikir Anda telah melakukan kesalahan, semuanya menjadi lebih sulit,” katanya.

Albertini yang bermain 406 laga bersama Milan menyarankan pemilik 7 gelar Liga Champiosn itu mencontoh Inter Milan. Bagi Albertini, klub sekota mereka itu membangun fondasi yang kuat. Dan kini, Nerazzurri sudah mencapai hasil dengan lolos Liga Champions dan bersaing di jalur scudetto.

“Mereka memulai dengan sebuah proyek dan mungkin telah melakukan beberapa kesalahan. Tahun depan, mereka masih akan meningkat untuk menang berdasarkan apa yang telah mereka bangun musim ini. Jika kamu berubah sepanjang waktu, itu sulit dilakukan. Di Milan mereka mencoba segalanya. Pertama, mengganti pelatih setelah tujuh hari, lalu (Zvonimir) Boban pergi,” tegasnya. (amr)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...