DPR Desak Pemerintah Segera Liburkan Buruh

Ilustrasi (Dok. JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA-- Anggota Komisi IX DPR Obon Tabroni meminta pemerintah untuk segera meliburkan buruh, namun dengan tetap membayar upah penuh. Hal ini demi menghentikan penyebaran wabah virus Korona atau Covid-19.

Menurutnya, perusahaan yang semestinya diliburkan adalah yang bukan perusahaan strategis. Ini sejalan dengan imbauan pemerintah, agar masyarakat untuk sementara waktu ini tidak berkumpul di satu tempat.

“Imbauan untuk berkumpul tidak akan efektif kalau tidak disertai dengan kebijakan yang lebih konkret. Misalnya dengan meliburkan pekerja, namun dengan tetap membayar upah. Baru bisa skenario lockdown diberlakukan,” kata Obon kepada wartawan, Kamis (26/3).

Menurut Obon, sepanjang pabrik masih beroperasi, kerumunan orang akan sulit dihindari. Karena setiap hari para buruh masih harus berdesakan di angkutan umum, bus jemputan, dan bekerja di lokasi yang sama.

Menurut pria yang juga menjabat sebagai Wakil Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) ini, setiap hari masyarakat yang positif Covid-19 terus bertambah. Sehingga meliburkan pekerja menjadi pilihan yang patut dipertimbangkan.

“Jangan sampai terlambat. Jangan menunggu korban lebih banyak lagi, baru kemudian memutuskan untuk meliburkan perusahaan,” tegasnya.

“Buruh juga harus disiplin. Kalau nanti diliburkan dan memang tidak bekerja, harus berdiam diri di rumah”.

Hal yang tidak kalah penting, lanjut Obon, di masa sulit akibat pandemi Covid-19 ini, pemerintah harus memberikan insentif untuk masyarakat. Terutama untuk menjamin kebutuhan pokok mereka terpenuhi.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Hamsah umar


Comment

Loading...