Jokowi Minta Penundaan Cicilan UMKM, Rudianto Lallo: Patuhi Instruksi Presiden!

Kamis, 26 Maret 2020 20:10

ILUSTRASI

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Presiden Joko Widodo telah mengeluarkam kebijakan penundaan cicilan dan penurunan bunga baik kredit perbankan maupun industri keuangan non bank bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), tukang ojek dan sopir taksi.

Langkah ini diambil demi menjaga stabilitas ekonomi yang kian lesu dampak dari wabah Covid-19 yang semakin masif terjadi di tanah air.

“Keluhan yang saya dengar dari tukang ojek, supir taksi, yang sedang memiliki kredit motor atau mobil atau nelayan yang sedang kredit perahu. Sampaikan ke mereka tidak perlu khawatir karena pembayaran bunga atau angsuran diberikan kelonggaran selama 1 tahun,” tegas Jokowi.

Pemerintah melalui Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Pada 19 Maret lalu telah memberikan stimulus bagi perbankan Indonesia berupa pelonggaran penilaian kualitas kredit dan restrukturisasi kredit di industri perbankan.

Pemberian stimulus ini tertuang dalam Peraturan OJK No.11/POJK.03/2020 tentang Stimulus Perekonomian Nasional Sebagai Kebijakan Countercyclical Dampak Penyebaran Coronavirus Disease.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Heru Kristiyana menyatakan, pemberian stimulus untuk industri perbankan sudah berlaku sejak 13 Maret 2020 sampai dengan 31 Maret 2021.

Bagikan berita ini:
1
1
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar