Papua Lockdown, Lukas Enembe: Transportasi Barang Tetap Masuk

Kamis, 26 Maret 2020 14:38

Pesawat di Bandara Wamena (Cendrawasih Pos)

FAJAR.CO.ID, PAPUA– Mulai hari ini (26/3) akses masuk dan keluar orang melalui bandar udara maupun pelabuhan laut di seluruh kabupaten/kota di Papua ditutup sementara. Penutupan demi mencegah meluasnya persebaran virus korona itu berlaku hingga 14 hari ke depan.

Penutupan sementara tersebut sesuai dengan kesepakatan bersama Forkopimda Provinsi Papua dan bupati/wali kota se-Provinsi Papua dalam rapat yang digelar di Gedung Negara, Jayapura, Selasa lalu (24/3). ”Setelah 14 hari, nanti kita lihat perkembangan. Sudah ada yang positif di Papua sehingga kalau jumlahnya meningkat, akan kami perpanjang lagi (penutupannya),” kata Gubernur Papua Lukas Enembe seperti dilansir Cenderawasih Pos kemarin (25/3).

Namun, lanjut Lukas, hanya akses orang atau penumpang yang ditutup. ”Transportasi barang tetap boleh masuk,” katanya.

Lukas menepis anggapan bahwa provinsi yang dipimpinnya menerapkan lockdown atau karantina wilayah seperti yang diterapkan di banyak negara. Sebelumnya pemerintah pusat memang menegaskan bahwa lockdown bukan opsi.

Sebaliknya, kata Lukas, keputusan itu merupakan bagian dari pembatasan sosial. Tujuannya, menangkal persebaran virus SARS CoV-2 penyebab penyakit Covid-19 di Papua.

Kalaupun nanti ada kapal penumpang yang masuk Papua, kata Lukas, kapal tersebut harus putar balik dan tidak boleh menurunkan penumpang di pelabuhan mana pun di Papua. ”Jadi, kita anggap perlu blok. Status kita masih tetap siaga darurat,” tambahnya.

Bagikan berita ini:
2
6
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar