Pendapatan Pebulutangkis Turun Drastis, Ini Kata BWF

Presiden IOC, Thomas Bach dan Presiden BWF, Poul-Erik Hoyer/BWF

FAJAR.CO.ID, JAKARTA—Wabah virus corona membuat turnamen bulutangkis sebagian besar dibatalkan awal tahun ini. Situasi tersebut berimbas pada pendapatan pebulutangkis dunia.

“Kami menghargai bahwa bagian penting dari ini adalah mata pencaharian para pemain bulutangkis internasional kami dalam situasi saat ini di mana sangat sedikit turnamen akan dimainkan dalam beberapa bulan mendatang,” kata Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) di situs resmi mereka.

“Pada saat yang sama, kami memiliki pertimbangan kuat untuk melindungi struktur utama olahraga kami yang akan memastikannya bertahan dalam masa-masa yang tidak menentu dan tidak pasti ini,” lanjut BWF.

Terkait penundaan Olimpiade, BWF akan mencari solusi yang adil bagi atlet. “Untuk atlet kami, kami akan meninjau dampak pada sistem kualifikasi Olimpiade dan Paralimpiade untuk memastikan solusi yang adil ditemukan untuk memenuhi syarat pemain untuk Olimpiade yang sudah ditunda,” jelas BWF.

BWF menyebut, dalam jangka pendek, mereka kemungkinan akan melakukan pembekuan rangking sampai turnamen internasional dimulai lagi. “Namun, kami masih bekerja pada solusi teknis untuk memastikan pembekuan World Rankings ini bekerja secara adil untuk semua pemain dan kami akan segera mengumumkannya,” papar BWF.

“Saat ini, pikiran langsung kami adalah dengan semua orang yang terkena dampak pandemi global ini. Sejak awal, kesehatan, keselamatan, dan kesejahteraan semua atlet, rombongan mereka, ofisial dan persaudaraan bulutangkis yang lebih besar telah menjadi prioritas utama kami,” sambung BWF.

Keputusan menunda Olimpiade karena virus corona sepenuhnya didukung BWF. “Kami mendukung betapa sulitnya keputusan ini bagi IOC dan TOCOG. Kita sekarang harus mengizinkan semua pihak untuk bekerja menuju kesimpulan yang baik, masuk akal dan menyeluruh untuk kepentingan semua yang terlibat,” kata BWF.

Sekarang ini, belum ada kepastian soal waktu pelaksanaan Olimpiade. IOC kemarin hanya mengumumkan bahwa even ini digelar sebelum musim panas 2021. “Tetapi kami meminta kesabaran dari seluruh komunitas bulu tangkis,” tandasnya. (amr)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Amir


Comment

Loading...