Saran Fadli Zon untuk Kemenag: Berhentilah Menunggu Keajaiban

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Anggota DPR RI Fadli Zon meminta pemerintah untuk memberikan kepastian soal pemberangkatan jemaah Haji tahun 2020. Apakah akan ditiadakan atau tetap diberangkatkan.

Sebagai mana diketahui, Arab Saudi kini telah melaporkan kematian pertamanya akibat virus corona. Pada Rabu (25/3), sudah terdapat sebanyak 767 kasus di Arab Saudi.

“Sehingga, pemerintah Indonesia harus segera membuat keputusan apakah pemberangkatan jemaah haji tahun ini akan diteruskan atau ditiadakan,” ujar Fadli Zon lewat keterangan tertulisnya, Kamis (26/3).

Fadli menilai, keputusan itu perlu dibuat segera dengan atau tanpa putusan resmi pemerintah Arab Saudi, guna meminimalisir risiko terhadap Jamaah Haji Indonesia. “Sekaligus meminimalisir kerugian moril dan materil akibat ketidakpastian yang dibiarkan berlarut-larut.” Katanya

Rencananya tahun ini Indonesia akan memberangkatkan sebanyak 231.000 jamaah. Fadli Zon mengatakan, sesuai Rencana Perjalanan Haji (RPH) yang disusun oleh Kementerian Agama, kloter pertama jamaah haji Indonesia akan masuk asrama haji pertama kali pada pada 25 Juni 2020 dan berangkat ke Tanah Suci pada 26 Juni 2020.

“Artinya, ini kan tinggal menghitung hari saja. Tapi hingga hari ini kepastian pelaksanaan ibadah haji masih saja dibiarkan menggantung,” ujar Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini.

Alih-alih menyusun skenario darurat, Fadli melihat Pemerintah malah meminta agar para jamaah haji segera melunasi BPIH (Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji) 2020.

“Saya cek, jadwal pelunasan tahap pertama telah dimulai sejak 19 Maret kemarin, dan akan berakhir 17 April 2020 mendatang. Sementara, pembayaran tahap kedua dibuka dari 30 April hingga 15 Mei 2020.” ungkapnya.

“Saya juga membaca, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh menyatakan Pemerintah telah meniadakan kegiatan manasik haji untuk meminimalisir penyebaran vorus Covid-19.” Imbuhnya.

“Saran saya kepada Menteri Agama @Kemenag_RI berhentilah menunggu keajaiban. Tak seharusnya kebijakan publik yang penting dan genting dirumuskan atas dasar harapan belaka.” Paparnya.

Menurutnya, terkait kondisi darurat global Covid-19, Indonesia tidak harus selalu menunggu keputusan resmi pemerintah Arab Saudi. Indonesia bahkan harus segera membuat keputusan sendiri berdasarkan kondisi terkini di dlm negeri serta proyeksi wabah setidaknya hingga dua bulan ke depan. “Segera bikin keputusan, agar para calon jamaah haji kita segera mendapatkan kepastian.” Pungkas Fadli Zon. (dal/fin)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Hamsah Umar

Comment

Loading...