Saran Tim Farmasi Satgas Covid-19 Unhas untuk Penggunaan Hand Sanitizer

Kamis, 26 Maret 2020 13:00

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR—Di tengah situasi wabah Covid-19 yang juga turut dirasakan masyarakat Indonesia, sejumlah cara dilakukan agar terhindar dari penyebaran virus yang hingga kini belum ditemukan vaksinnya. Salah satu cara yang disarankan untuk menjaga diri agar terhindar dari virus ini adalah mencuci tangan secara rutin, atau menggunakan cairan pembersih tangan (yang dikenal dengan istilah hand sanitizer).

Saat ini, hand sanitizer menjadi produk kesehatan yang paling banyak dicari masyarakat, berdampak pada kelangkaan di pasar. Karena itu, berbagai inisiatif muncul untuk membuat hand sanitizer secara mandiri. Di internet, masyarakat dapat menemukan bermacam tutorial untuk membuat hand sanitizer secara mandiri.

Pada kesempatan wawancara (Rabu, 25/3), anggota Tim Satgas Covid-19 Unhas, Dr. Yusnita Rifai, M.Pharm., Apt., menjelaskan seluk-beluk penggunaan hand sanitizer. Sesuai protokol panduan pencegahan penyebaran Covid-19 dari Kementerian Kesehatan RI, hand sanitizer seyogyanya digunakan dalam keadaan tidak tersedia air mengalir dan sabun.

“Hand sanitizer bersifat portable atau dapat dibawa kemana-mana, mudah pemakaiannya, dan mengandung bahan antiseptik. Antiseptik adalah germisida pembunuh kuman. Bahan aktifnya adalah alkohol dengan kadar 60-90% yang bersifat virucidal atau membunuh virus,” jelas Yusnita.

Lebih lanjut, Yusnita menambahkan bahwa hand sanitizer digunakan seperlunya saja, misalnya sebelum dan setelah bersentuhan dengan benda yang dikhawatirkan terpapar virus. Misalnya, setelah menyentuh gagang pintu yang banyak disentuh orang lain, atau bersalaman dengan orang yang kita tidak ketahui.

Bagikan berita ini:
4
5
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar