Tsunami Banten Diangkat ke Bioskop, Ifan Seventeen Sempat Risih Lantaran Trauma

Poster film Kemarin (Istimewa)

FAJAR.CO.ID,JAKARTA-- Tragedi tsunami Banten yang terjadi pada 22 Desember 2018 lalu diangkat ke layar lebar. Disutradarai Upie Guava, film semi dokumenter ini diberi judul Kemarin.

Dalam film ini, Upie Guava juga akan mengangkat salah satu kisah memilukan akibat bencana tersebut, yakni tewasnya para personel band Seventeen yang kala itu sedang manggung di Tanjung Lesung. Untuk diketahui, dari peristiwa tersebut, hanya sang vokalis Ifan yang berhasil bertahan hidup. Para personel lainnya wafat, termasuk istri Ifan, Dylan Sahara.

Upie Guava mengatakan bahwa dirinya tertarik menggarap film Kemarin karena dia mengikuti perjalanan Seventeen dari awal terbentuk di Jogjakarta hingga meraih nama besar.

“Dalam setiap episode perjalanan Seventeen, kebetulan gue ada di dalamnya. Dari pertama kali datang ke Jakarta dengan formasi sebelum Ifan, mengirim demo ke label, sampai pergantian vokalis,” kata Upie.

Agar film ini menampilkan kondisi sebenarnya yang dialami Ifan sesudah kejadian pahit itu, maka ada adegan di mana kamera membuntuti kegiatan sehari-hari Ifan. Ifan ternyata sempat risih dengan hal tersebut lantaran masih trauma dan sedih.

“Ifan awalnya risih diikuti kamera kemana-mana karena salah satu cerita di sana adalah kejadian setelah tsunami,” ucapnya.

Jika tidak ada halangan, Kemarin akan tayang pada 23 April 2020 mendatang. Tidak hanya akan tayang di Indonesia, film ini juga bakal tayang di Malaysia. (jpc)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Edy Arsyad

Comment

Loading...