Aktor Film Crocodile Meninggal Akibat Corona, Rapper Scarface Juga Positif

0 Komentar

Mark Blum/REX

FAJAR.CO.ID, NEW YORK—Aktor Crocodile Dundee, Mark Blum meninggal dalam usia 69 tahun akibat komplikasi virus corona. Sebuah perusahaan teater di New York mengumumkan kematian Mark.

“Dengan cinta dan hati yang berat, Playwrights Horizons memberi penghormatan kepada Mark Blum, teman lama dan seniman yang sempurna yang meninggal minggu ini,” tulis mereka dalam sebuah pernyataan.

“Terima kasih, Mark, untuk semua yang Anda bawa ke teater kami, dan ke teater dan penonton di seluruh dunia. Kami akan selalu merindukanmu,” lanjut pernyataan tersebut seperti dikutip dari Metro.

Film Mark yang paling terkenal adalah dalam film di pedalaman Australia pada 1986, bersama Paul Hogan dan Linda Kozlowski. Peran menonjol lainnya termasuk Union Bob di Amazon’s Mozart in the Jungle, dan baru-baru ini, sebagai Mr. Mooney di Lifetime-turned-Netflix’s You.

“Saya sangat sedih untuk keluarga dan untuk penggemarnya. Dia adalah aktor yang luar biasa dan pria yang sangat baik dan baik. Semoga Anda Beristirahat Dalam Kedamaian dan kekuatan. Tuhan memberkati Anda,” kata aktris, Rosanna Arquette menyampaikan ungkapan dukanya.

Penulis Mark Harris menambahkan: “Mark Blum adalah aktor yang hebat dan kuat – wajah yang akrab bagi siapa saja yang menonton TV, dan menjadi andalan, selama puluhan tahun, dari puluhan produksi panggung New York. Semoga ia beristirahat dalam damai.”

Hampir bersamaan dengan kabar kematian Mark, Rapper AS, Scarface juga dilaporkan positif mengidap virus corona. Ia sudah memberi tahu penggemar dan mengatakan bahwa rasanya seperti dia akan mati.

Scarface melalui cobaan tiga minggu yang membuatnya merasa seperti akan mati.  Scarface, yang nama aslinya adalah Brad Terrence Jordan, diuji positif setelah menderita gejala Covid-19, termasuk tenggorokan yang gatal.

Dia kemudian mengalami demam dan kesulitan bernafas. Dan bintang tersebut kemudian diagnosis positif. Scarface membuka tentang diagnosisnya dalam sebuah wawancara dengan Willie D di YouTube, di mana ia muncul melalui tautan video.

Dia telah di isolasi sejak pertama kali mulai mengalami gejala coronavirus dan selama pemulihan. Berbicara tentang virus, Scarface berkata: Keseluruhan tiga minggu ini adalah siksaan. Ini adalah hal paling gila yang pernah saya lihat dalam hidup saya. Saya pernah ke titik di mana saya merasa seperti akan mati.”

“Aku muntah sangat banyak sampai rasanya seperti saus pedas, gas dan asam di perutmu panas, aku tidak punya makanan di perutku, hanya muncul seperti empedu. Aku tidak bisa bernapas,” kenangnya.

Dia menjelaskan bahwa dia melakukan dua tes dan yang kedua kembali diagnosis positif Covid-19. “Dimulai dengan pneumonia di kedua paru-paru saya, tiga atau empat hari kemudian saya gagal ginjal, tiga atau empat hari setelah mereka mengatakannya, saya tidak bisa bergerak, saya dikarantina. Mereka memberi tahu saya bahwa saya tidak bisa pergi dan melihat anak-anak saya,” beber Scarface.

Dia menjelaskan bahwa dia harus menunggu sampai virusnya reda hingga dia dapat meninggalkan isolasi. Ketika ditanya apa yang dia lakukan untuk tetap aman dalam situasi tidak menentu ini, Scarface berkata dirinya harus mengisolasi diri.

“Aku harus menjauh dari semua orang. Orang-orang di luar sana berpikir ini sh * t adalah permainan, Anda perlu menyampaikan dan menyampaikan pesan kepada semua orang bahwa ini bukan palsu,” tegasnya.

Scarface adalah bintang terbaru yang mengungkapkan mereka telah dites positif terkena virus corona. Sebelumnya, ada Tom Hanks dan istrinya Rita Wilson yang sudah lebih dulu menderita virus tersebut. Ada juga Idris Elba dan istrinya Sabrina.

Di kalangan kerajaan Inggris, Pangeran Charles juga dites positif mengidap coronavirus dengan gejala ringan infeksi seperti flu. Kasus dan kematian yang dikonfirmasi terkait dengan coronavirus terus meningkat dan pandemi telah memaksa banyak negara untuk mengunci diri untuk mencoba dan mengendalikan penyebaran Covid-19.

Di Inggris, sekolah telah tutup, seperti halnya bar, restoran, pusat kebugaran, pub, kafe, dan klub. Orang-orang diperintahkan untuk tinggal di dalam rumah dan hanya pergi untuk hal-hal penting atau sehari sekali untuk berolahraga.

Setidaknya 20.599 orang di seluruh dunia telah meninggal setelah tertular virus corona, menurut angka resmi. Ada juga lebih dari 447.030 kasus infeksi yang dikonfirmasi di 182 negara sejak pandemi pertama kali terjadi di Tiongkok pada bulan Desember tahun lalu. (amr)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...