Darurat Corona, Mata Garuda Sulbar Layangkan Rekomendasi ke Gubernur

Jumat, 27 Maret 2020 22:56

Pengurus Mata Garuda Sulbar saat berkumpul beberapa waktu lalu. (IST)

Adapun isi surat rekomendasi itu adalah:

  1. Menginstruksikan Pimpinan Daerah di level kabupaten untuk melengkapi Alat Pelindung Diri (APD) dan kebutuhan logistik untuk Rumah Sakit dan pusat pelayanan kesehatan lainnya sebagai langkah awal sebelum munculnya kasus Covid-19 di Sulawesi Barat.
  2. Melibatkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di Provinsi Sulawesi Barat untuk distribusi APD dan logistik lainnya ke seluruh wilayah.
  3. Melibatkan seluruh pusat pelayanan kesehatan untuk berkontribusi dalam proses pendeteksian dan pengetesan Covid-19 di masyarakat yang berpotensi terinfeksi.
  4. Mewajibkan isolasi mandiri bagi warga yang bepergian dari luar daerah dan diawasi oleh tim kesehatan daerah atau menyediakan lokasi/gedung isolasi bagi Orang dalam Pengawasan (ODP) selama 14 hari agar penanganan dapat terkonsentrasi dalam satu wilayah.
  5. Mengoptimalkan pengawasan terhadap peraturan yang ditetapkan oleh Gubernur dan Pemerintah Pusat dengan melibatkan aparat negara, lembaga kemasyarakatan dan aparat kemanan (Kepolisian atau TNI).
  6. Menjaga stabilitas harga bahan pokok dan kebutuhan kesehatan, serta memberikan sanksi tegas kepada produsen dan distributor yang mengambil keuntungan dalam situasi darurat ini.
  7. Mengutamakan peran dan keselamatan publik tanpa membedakan SARA, afiliasi politik dan kepentingan pragmatis lain dalam mengambil keputusan demi mengatasi penyebaran Covid-19 di Sulawesi Barat.

Surat rekomendasi ini merupakan hasil rembuk bersama para alumni dan mahasiswa Magister dan Doktoral dalam dan luar negeri dari berbagai bidang disiplin ilmu pengetahuan. Di tengah kesibukan masing-masing, para putra/i daerah ini senantiasa memikirkan langkah apa yang harus dilakukan ke depan agar Sulawesi Barat aman dari wabah Covid-19. “Sikap kita bukan hanya dari sudut pandang kesehatan, tetapi juga dari perspektif sosial dan bidang ilmu lainnya untuk memberikan solusi ril di masyarakat sebagai bentuk kontribusi kita pada daerah,” tutur Ns Irfan MKep, Dosen Keperawatan STIKes Marendeng Majene yang juga pengurus Forum Dosen Indonesia Sulawesi Barat.

Bagikan berita ini:
8
6
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar