Nasional Jeblok, Kita Masih Bisa Tahan Laju Perekonomian

Jumat, 27 Maret 2020 17:22

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR— Bukan rahasia umum lagi soal perekonomian di Sulawesi Selatan saat ini, mengingat pandemi corona membuat seluruh masyarakat harus mengisolasi diri secara mandiri di rumah masing masing.

Social distancing pun harus diterapkan. Tentu hal ini memberikan dampak pada perekonomian di Sulsel. Pasalnya hingga saat ini tidak dapat diprediksi pandemi corona kapan akan berakhir.

Kendati demikian, Since Erna Lamba Kepala Biro Ekonomi & Administrasi Pembangunan Sulawesi Selatan optimis perekonomian di Sulsel bisa berada di atas rata rata nasional yaitu 5,02 persen.

“Memang kondisi corona ini kita tidak dapat prediksi berapa lama, kalau cepat berlalu kita optimis bahwa pertumbuhan ekonomi kisaran dari Bank Indonesia itu 6,8 sampai 7,2 persen kita tetap berada disana dengan perhitungan bahwa untuk inventasi kita di Sulsel cukup bagus itu bisa mensuport,”ungkapnya pada fajar.co.id Jumat (27/3/2020).

Ia berharap melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) yang menargetkan dana KUR sebesar 8,18 triliun bisa membantu untuk pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Selatan tetap stabil.

“Harapan kita lewat tim percepatan akses daerah yang menargetkan 8,18 triliuan kalau corona ini sudah berakhir ini akan kami KUR ke 24 kab kota sehingga tetap membangun ekonomi kita di atas rata rata nasional diatas 5,02 persen, itu terus kita lakukan di 24 kabupaten kota,” bebernya.

Bagikan berita ini:
3
4
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar