Tak Ingin Kecolongan, Dinas Kesehatan Perketat Pengawasan Warga Pendatang di Takalar

FOTO: ISTIMEWA

FAJAR.CO.ID, TAKALAR — Pemkab Takalar memperketat pengawasan bagi warga pendatang atau warga Takalar yang baru pulang dari luar kota. Ketatnya pengawasan untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19 yang makin tak terbendung sebulan terakhir.

Pemerintah Kabupaten Takalar mendata dan warga pendatang, warga pendatang yang memasuki Takalar langsung diperiksa. Tim PSC Dinas Kesehatan langsung melakukan kunjungan rumah usa menerima kabar kedatangan warga dari luar kota.

Misalnya, Tim PSC Puskesmas (PKM) Ko’mara bersama Sekcam Polombangkeng Utara mendatangi sebuah rumah di Desa Timbuseng untuk mengecek kesehatan warga yang baru pulang dari Bombana, Sulawesi Tenggara. Hal yang saja juga dilakukan Tim PSC PKM Bukukunyi juga mendatangi sebuah rumah warga yang baru pulang dari Kabupaten Toraja.

“Semua pendatang atau warga yang baru pulang dari luar kota kita pantau dan kita periksa, kita kunjungi rumahnya, dan kita jika memenuhi syarat kita jadikan sebagai orang dalam pemantauan (ODP) seperti di Bulukunyi ,” kata Plt Kadis Kesehatan dr Rahmawati, Jumat 27 Maret.

Mereka yang berstatus ODP kata Rahmawati, akan menjalani isolasi diri di rumahnya dan pembatasan sosialisasi selama 14 hari. Hal itu untuk mencegah penyebaran virus paling mematikan di dunia saat ini.

“Jadi kita harus terus waspada karena dengan kewaspadaan itulah kita bisa selamat dan menghentikan laju penyebaran Covid 19,” terang Rahmawati. (bay)

Komentar

Loading...