Target Retribusi Dinas PM-PTSP Mesti Rasional

Jumat, 27 Maret 2020 22:13

Kepala Dinas PM-PTSP Wajo, Andi Bau Manussa.

FAJAR.CO.ID, SENGKANG — Polemik retribusi di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM-PTSP) masih berlanjut. Penarikan retribusi semestinya rasional.

Kepala Dinas PM-PTSP Wajo, Andi Bau Manussa mengatakan, penarikan retribusi di OPD dipimpinnya itu harus berdasarkan, Permendagri No.138 tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Daerah.

“Disitu diatur pasal 18 ayat 2 besaran retribusi dalam hal perizinan dan non-perizinan, dihitung dan ditetapkan oleh pejabat perangkat daerah berwenang di PM-PTSP itu sendiri,” ujarnya saat ditemui di kantornya, Jumat, 27 Maret.

Namun aturan Permendagri tersebut tidak diindahkan oleh DPRD Wajo. Dinas PM-PTSP Wajo diberikan target PAD sebesar Rp2,9 miliar pada tahun 2018 dan 2019. Kemudian Rp700 juta ditahun 2020.

“Target kita harus sesuai kita diajukan sesuai perhitungan rasional kami. Di tahun ini kita ajukan Rp500 juta, tetapi malah naik menjadi Rp700 juta,” tuturnya

Bahkan kata mantan Camat Tanasitolo ini, dalam Permendagri tersebut. Yakni Pasal 19 PM-PTSP tidak dibebani target penerimaan retribusi dalam hal pelayanan perizinan dan non perizinan.

“Tetapi karena persoalan PAD, kita terpaksa menerima target, tapi harus rasional sesuai perhitungan kita sendiri,” jelasnya.

Andi Bau berharap target PAD Rp700 juta diberikan di tahun ini, bisa dirasionalkan menjadi Rp500 juta di anggaran perubahan nantinya.

Bagikan berita ini:
4
4
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar