Jelang Ramadan, Harga Gula di Pasar Tradisional Makassar Terus Meroket

Harga Gula di Pasar Tradisional Makassar Terus Meroket

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR– Harga gula pasir di pasar tradisional Kota Makassar merangkak naik melebihi harga eceran terendah Rp12 ribu per kilogram kini menjadi Rp18-19 ribu per kilogram.

Berdasarkan penelusuran fajar.co.id, di Pasar Daya Makassar, Sabtu (28/03/2020), harga gula pasir melonjak mencapai Rp19 ribu per kilogram.

Fandi, seorang pedagang sembako di Pusat Niaga Daya (PND) mengaku kenaikan tersebut nyata adanya. Ia menganggap kenaikan tersebut wajar jelang bulan Ramadan.

“Ya (gula) sudah naik dari pertengahan bulan Februari. Setiap tahun sudah begini, pasti kalau mau puasa semua barang-barang naik. Gula pasir juga,” kata Fandi seraya melayani pembeli.

Namun kenaikan harga gula tahun ini dirasa tidak wajar, karena lonjakannya sangat jauh dari harga normal eceran.

“Tapi memang kalau gula naiknya terlalu sekali. Tidak tanggung-tanggung sampai Rp19 ribu per kilogram,” ungkapnya.

Sebelumnya, Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb berencana membuka keran impor gula karena stoknya yang semakin menipis.

“Kami meminta kepada pemerintah pusat melalui pemerintah provinsi agar memberi peluang kepada pengusaha lokal sebagai importir gula pasir dan bawang putih, sehingga Sulsel khususnya Makassar tidak bergantung pada distributor luar, papar Iqbal.

Sementara itu, Anggota Komisi B DPRD Makassar Hasanuddin Leo meminta pemkot dan kepolisian menggelar operasi pasar demi memastikan kelangkaan gula di pasaran wajar atau ada tindak kecurangan.

Menurut Politisi PAN, membuka keran impor gula pasir adalah langkah terakhir jika benar-benar tidak menemukan solusi. (endra)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Edy Arsyad

Comment

Loading...