Komisi D DPRD Kota Makassar Minta Pemerintah Fokus Benahi Belajar Online

SUASANA BELAJAR DI SALAH SATU SMA

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Di tengah pandemi corona yang menyerang Indonesia, pemerintah pusat mengeluarkan edaran untuk bekerja dari rumah, anak sekolah pun diliburkan dan dilanjutkan belajar online atau belajar jarak jauh. Bahkan Ujian Nasional (UN) 2020 ditiadakan dan diganti ujian sekolah.

Ketua Komisi D, DPRD Kota Makassar, Abdul Wahab Tahir mengatakan, dengan ditiadakannya UN, maka pemerintah bisa fokus ke sistem belajar online. Anggaran UN bisa dialihkan ke sistem tersebut untuk pembenahan.

“Anggaran untuk hal ini pasti kami minta untuk dialihkan kepada penyediaan sarana dan prasarana belajar jarak jauh atau online,” katanya, Sabtu (28/3/2020).

Lebih jauh, Ia menyebut, Disdik harus punya tanggungjawab agar proses belajar bagi siswa tidak terputus.

“Sekarang kita fokus mendorong sistem pendidikan jarak jauh atau online dulu agar para anak didik kita tidak putus pendidikannya,” ungkapnya.

Sementara itu, Plt Dinas Pendidikan Kota Makassar, Abdul Rahman Bando menuturkan, peningkatan sistem belajar online akan mengoptimalkan anggaran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

“Untuk sekarang sudah bagus karena sudah keluar surat edaran Kemendikbud di mana dana BOS sudah bisa digunakan untuk mendukung proses belajar mengajar jarak jauh,” kata Rahman. (iqbal)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Edy Arsyad

Comment

Loading...