Perceraian Tetap Marak di Tengah Wabah, Pengadilan Agama Terapkan Sistem Shift

Sabtu, 28 Maret 2020 21:33

ILUSTRASI

FAJAR.CO.ID — Meski wabah corona yang saat ini melanda Sulsel cukup membuat khawatir berbagai pihak, tidak demikian bagi pasangan yang ingin bercerai. Mereka tetap pada pendiriannya bercerai dengan mendatangi Pengadilan Agama.

Hal itu terungkap dari jumlah perkara perceraian yang saat ini ditangani Pengadilan Agama Sungguminasa, Kabupaten Gowa. Kepada fajar.co.id, Hakim yang juga juru bicara Pengadilan Agama Sungguminasa, Ruhana Farid Umar, mengungkapkan, perkara perceraian yang ditangani pihaknya tampaknya tak berpengaruh dengan situasi darurat corona saat ini.

Dia memebeberkan, sejak 9 Maret hingga 24 Maret 2020 kasus perceraian yang diputus pihaknya mencapai 49 perkara. “Penundaan perkara kami sepakat ditunda satu bulan kalau yang dekat-dekat. Kalau yang bantuan panggilan seperti Papua (tergugatnya di Papua), maka penundaannya sampai bulan Juni 2020,” urainya.

Ruhana menambahkan, perkara yang masuk untuk gugatan sebanyak 61 perkara dan permohonan 90 perkara. Itu juga merupakan data per 9 hingga 24 Maret 2020.

Perkara permohonan yang dimaksudkan adalah perkara yang tanpa lawannya. Seperti pengesahan nikah, penetapan ahli waris, dispensasi kawin, penetapan perwalian dan pengangkatan anak. “Kalau permohonan didominasi oleh perkara pengesahan nikah,” beber Ruhana.

Di tengah pandemik global saat ini, pihaknya juga berupaya meminimalisir penyebaran virus corona. Pengadilan Agama Sungguminasa menerapkan sistem shift masuk kantor sejak Jumat (27/3/2020) hingga Jumat (3/4/2020). Itu sesuai surat edaran Mahkamah Agung RI. (sam)

Bagikan berita ini:
10
4
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar