Setiap 1 Menit, 1 Pasien Corona Meninggal, Pemain Juventus Ramai-ramai Pulang Kampung

Pemain Juventus/Vincenzo PINTO / AFP via Getty Images

FAJAR.CO.ID, TURIN—Italia telah mencatat angka kematian harian terburuk sejak pandemi virus corona melanda negara itu, hari ini. Dalam 24 jam terakhir dilaporkan hampir 1.000 kematian akibat virus mematikan tersebut. Pihak berwenang Jumat malam waktu setempat mengumumkan bahwa ada 969 kematian sejak kemarin atau rata-rata satu kematian setiap 1,4 menit. Di Lombardy yang menjadi wilayah paling terdampak di negara itu, ada 541 kematian yang tercatat. Dengan tambahan signifikan tersebut, jumlah total kematian COVID-19 di Italia menjadi 9.143. Angka itu sudah hampir tiga kali lipat dari jumlah korban meninggal di China, negara pertama yang mengkonfirmasi munculnya virus corona.

Selain korban meninggal, ada 3.732 pasien yang dinyatakan sedang dalam perawatan intensif atau meningkat 129 orang. Sementara 10.950 lainnya dinyatakan telah pulih, termasuk 589 orang yang sembuh hari ini.

Total di Italia saat ini tercatat ada 66.414 yang dinyatakan positif sejak kasus pertama terkonfirmasi. Dari jumlah itu, 36.653 berada dalam isolasi sendiri. Jumlah isolasi mandiri bertambah 3005 orang dibandingkan sehari sebelumnya

Semakin bertambahnya jumlah korban tewas membuat kecemasan masih terus melanda Italia. Tak terkecuali para pemain sepak bola yang berasal dari berbagai negara. Tidak mengherankan, semakin banyak pemain yang memilih keluar dari negara itu.

Pemain Juventus misalnya, mereka yang tidak terkonfirmasi positif ramai-ramai pulang kampung. Terbaru adalah dua pemain asal Brasil, Alex Sandro dan Danilo. Keduanya diizinkan kembali ke negara mereka usai mengakhiri isolasi diri mereka kemarin. Mereka akan menghabiskan sisa isolasi dengan keluarga mereka di rumah sendiri di Amerika Selatan. Sebelumnya, Douglas Costa, Gonzalo Higuain, Sami Khedira dan Miralem Pjanic juga sudah meninggalkan Turin sejak pekan lalu. Namun, kuartet ini tidak menyelesaikan masa karantina mereka. Mantan petinggi klub itu menyebut, kecenderungan pemain meninggalkan Juventus disebabkan karena mereka melihat Cristiano Ronaldo yang lebih santai di Portugal setelah ia pulang kampung lebih awal.

Komentar

Loading...