Status Habib Rizieq Shihab di Arab Saudi, Begini Penjelasan Kuasa Hukum

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Muhammad Rizieq Shihab--jawa pos

FAJAR.CO.ID– Kerajaan Arab Saudi telah meminta pemerintah Indonesia segera menjemput sejumlah WNI yang kini sudah overstay di sana.

WNI yang merupakan jemaah umrah itu sudah terlalu lama berada di Arab Saudi dan tak bisa pulang karena sedang terjadi pandemi corona.

Namun, dengan adanya permintaan itu bukan berarti Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab yang kini berada di Arab Saudi juga bisa pulang.

“Pendapat kami dari tim hukum terbukti tidak keliru, permasalahannya adalah bukan hukum yang menjadikan beliau (Habib Rizieq) tidak bisa kembali ke Indonesia. Tetapi masalah politik atau ketidaksukaannya rezim,” ujar Damai Hari Lubis salah satu kuasa hukum Habib Rizieq kepada JPNN, Jumat (27/3).

Pasalnya, nama Habib Rizieq disebutkan tak masuk daftar WNI yang akan dijemput oleh Pemerintah Indonesia. Indonesia hanya memulangkan jemaah umrah overstay yang dendanya sudah dihapus oleh Arab Saudi.

Sementara itu, Habib Rizieq kata Damai, bukan lagi jemaah umrah overstay, melainkan WNI dengan status tercekal.

“Status HRS seorang WNI yang juga tercekal di Arab Saudi, bahkan lebih lama dari jamaah umrah (keberadaan di Arab Saudi),” tandas Damai. (cuy/jpnn)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Edy Arsyad

Comment

Loading...