Corona Mewabah, Stok Darah di Makassar Menuju Kritis

Minggu, 29 Maret 2020 19:27

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Di tengah pandemi corona yang terjadi di hampir seluruh wilayah, dan penundaan kegiatan yang melibatkan orang banyak, mengakibatkan stok darah Palang Merah Indonesia (PMI) Makassar menipis.

Hal tersebut disampaikan langsung Ketua PMI Makassar, Syamsu Rizal. Ia mengatakan per jam 12 siang tadi, stok darah yang ada hanya tinggal 1.066 kantong.

“Kita hanya punya stok 1.066 kantong. Jumlah tersebut boleh dibilang menuju kritis, tidak normal,” ungkapnya, di Kantor PMI Makassar, Minggu, (29/3/2020).

Ia menambahkan, kebutuhan darah di Makassar 1.500 kantong untuk persediaan 10 hari, kecil dibandingkan standar nasional 4 hari, dan Badan Kesehatan Dunia (WHO) yang cuma 2 hari dengan jumlah yang sama. “Khusus untuk komponen trombosit itu semua kosong,” ujarnya.

Kelangkaan tersebut akibat virus corona yang memaksa orang untuk bekerja dari rumah. “Banyak orang yang libur, lembaga dilarang membuat acara keramaian,” terangnya.

Disinggung mengenai langkah PMI mengatasi kelangkaan.”Semuanyami kita lakukan, mulai dari panggil On Colta, TNI, Polri, dan semua relawan sudah kita lakukan,” kata Deng Ical, sapaan akrabnya.

Makanya dia minta media untuk menyampaikan pendonor, lembaga yang menyediakan wadah jangan dibatalkan gara-gara corona. “Kita sudah siapkan penyemprotan dan vitamin untuk mereka yang mau mendonor,” katanya melanjutkan. (iqbal/fajar)

Bagikan berita ini:
4
8
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar