Dunia Sibuk Perangi Corona, Korut Unjuk Kekuatan Rudal Balistik

FAJAR.CO.ID, PYONGYANG– Korea Utara diketahui telah menembakkan dua rudal balistik jarak pendek ke laut lepas timurnya pada hari minggu (29/3). Korea Selatan menganggap itu sebagai “tidak pantas” di tengah pandemi global virus corona.

“Di mana seluruh dunia mengalami kesulitan karena COVID-19, tindakan militer semacam ini oleh Korea Utara sangat tidak pantas dan kami menyerukan penghentian segera,” kata JCS Korea Selatan dalam sebuah pernyataan, menurut kantor berita Yonhap, dilansir Reuters, Minggu (29/3).

Kementerian Pertahanan Jepang mengatakan itu adalah rudal balistik akan tetapi tidak mendarat di wilayah Jepang atau zona ekonomi eksklusifnya.

Pasukan Korea Selatan diketahui tengah melakukan latihan militer, ini merupakan rudal yang kedelapan dan kesembilan yang mereka luncurkan. Latihan militer ini biasanya diawasi langsung oleh pemimpin mereka Kim Jong Un.

Itu menjadi rudal paling banyak yang pernah ditembakkan dalam satu bulan oleh Korea Utara, menurut penghitungan oleh Shea Cotton, peneliti senior di James Martin Center for Nonproliferation Studies.

“Datang pada awal tahun ini, satu-satunya waktu kami melihat tes ini sering terjadi pada tahun 2016 dan 2017, yang keduanya adalah tahun yang sangat besar untuk program rudal Korea Utara,” katanya dalam sebuah posting di Twitter.

Semua rudal yang ditembakkan pada tahun ini adalah senjata kecil jarak dekat, seperti KN-24 yang ditembakkan selama peluncuran terakhir pada 21 Maret.

Kim Jong Un mengatakan Korea Utara sedang mengembangkan “senjata strategis” baru yang akan diluncurkan tahun ini. Para analis berspekulasi bahwa itu bisa menjadi rudal balistik jarak jauh baru, atau kapal selam yang mampu meluncurkan rudal seperti itu.

Dewan Keamanan PBB kini telah melarang Korea Utara menguji coba rudal balistik, dan negara itu telah mendapat sanksi berat atas program rudal dan senjata nuklirnya.(nie/fin)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Hamsah Umar

Comment

Loading...