Habis Berobat ke Dukun dan hanya Pakai Celana Dalam, Janda Iwik Bikin Kaget Pemilik Kos

KOS-KOSAN: TKP korban Iwik ditemukan di Desa Anturan, Kecamatan Buleleng. (ISTIMEWA)

FAJAR.CO.ID, BULELENG– Warga Dusun Banjar Dinas Mundum, Desa Anturan, Kecamatan Buleleng, Bali dihebohkan dengan penemuan sesosok jasad di kamar kos, Sabtu (28/3), pukul 17.00. Belakangan diketahui jasad berjenis kelamin wanita tersebut bernama Iwik, 45, warga setempat.

Jasad Iwik pertama kali dilihat oleh pemilik kos, Ketut Sukerena. Kala itu, Sukerena memang hendak memberikan air mineral kepada korban yang selama ini diketahui bekerja di Denpasar.

Kepada aparat Sukerena menceritakan bahwa Iwik baru tinggal sehari di kosnya. Pasalnya, pada Jumat (27/3) sekitar pukul 10.00, Iwik sempat meminta bantuan saksi Sukerena untuk menjemput dirinya di Terminal Sangket, Kelurahan Sukasada.

Setelah dijemput, Sukerena kemudian mengantar korban Iwik ke lokasi rumah kos miliknya untuk beristirahat sejenak, sebelum diajak ke dukun yang ada di wilayah Desa Kaliasem untuk berobat. Kemudian sekitar pukul 16.00 Wita, saksi Sukerena mengantarkan korban berobat ke seorang dukun di Dusun Asah, Desa Kaliasem.

Setelah itu, saksi Sukerena yang telah mengenal korban Iwik sejak setahun lalu setelah korban bercerai dengan suaminya, langsung pulang ke rumahnya di Desa Selat. Sedangkan korban ditingalkan sendiri di rumah kosnya di desa Anturan. Sabtu (28/3) sekitar pukul 17.00, saksi Sukerena dan istrinya Kadek Lestari mendatangi TKP untuk memberikan air minum kepada korban.

Saat pintu kamar kos diketuk dengan memanggil nama korban, justru tidak ada jawaban. Saksi Sukerena lalu membuka pintu kamar. Betapa kagetnya saksi Sukerena dan istrinya, karena melihat korban dalam keadaan tewas dengan kondisi terlentang terbujur kaku menghadap ke selatan dan hanya menggunakan celana dalam.

Peristiwa ini kemudian dilaporkan ke pos pariwisata Lovina yang diteruskan ke Polsek Kota Singaraja untuk segera mendapatkan penanganan. Jajaran Polsek Kota Singaraja yang menerima informasi ini bergegas mendatangi TKP untuk melakukan olah TKP. Saat itu tidak ada yang berani mendekati jenazah korban termasuk barang-barang di sekitar korban, di tengah situasi merebaknya wabah Covid-19 ini.

Di sekitar jenazah korban ditemukan satu botol air mineral dan satu botol minuman dingin. Bahkan dari mulut korban juga mengeluarkan busa. Terdengar suara musik berbunyi dari handphone yang masih dipegang oleh korban Iwik. Sekitar pukul 22.30, Tim medis dari RSUD Buleleng akhirnya tiba di lokasi lengkap menggunakan APD layaknya menangani pasien terjangkit virus Covid-19.

Tim medis RSUD Buleleng melakukan pemeriksaan terhadap jenazah korban Iwik. Belum diketahui penyebab pasti kematian korban. Namun dari informasi yang berkembang, diduga korban mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri karena depresi sakit yang diderita tak kunjung sembuh.

Dikonfirmasi seizin Kapolres Buleleng, Kapolsek Kota Singaraja, Kompol Gusti Ngurah Yudistira mengatakan, kini kasus tersebut masih dalam penyelidikan. Kompol Yudistira mengaku, masih belum berani memastikan penyebab kematian korban, karena pihaknya masih menunggu hasil dari tim medis RSUD Buleleng.

“Kami hanya mengamankan TKP dan melakukan permintaan visum terhadap korban ke RSUD Buleleng dan kami juga masih menunggu hasilnya. Di samping itu identitas korban masih simpang siur. Pemilik rumah kost masih kami mintai keteranga. Kasusnya kini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut,” pungkas Kompol Yudistira. (jpg/fajar)

Sumber : https://baliexpress.jawapos.com/read/2020/03/29/186142/sempat-berobat-ke-dukun-janda-iwik-tewas-di-tempat-kos
Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Hamsah Umar

Comment

Loading...