Ilmuan: Tanpa Intervensi Pemerintah, 2,5 Juta Penduduk Berpotensi Terpapar Covid-19

Petugas dari Damkar Kota Makassar melakukan penyemprotan setiap sudut ruangan di setiap lantai Hotel Grand Sayang Sabtu, 28 Maret. Rencananya hotel milik Pemprov Sulsel ini akan digunakan untuk petugas medis yang terjun langsung menangani pasien terpapar virus corona--TAWAKKAL/FAJAR

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) menyarankan penanganan wabah Virus Corona di Indonesia perlu diintervensi pemerintah secara serius.

Jika tidak dilakukan, dikhawatirkan jutaan orang di Indonesia berpotensi terjangkit Virus Corona atau Covid-19. Pernyataan tersebut disampaikan Ahli Epidemilogi dan Biostatistik FKMUI Dr Pandu Riono.

“Perlu ada intervensi pemerintah secara serius. Kalau tidak hampir 2,5 juta orang di negara ini berpotensi terjangkit Covid-19. Prediksi ini merupakan salah satu bagian dari draf ‘Covid-19 Modelling Scenarios, Indonesia’, disusun oleh Tim Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) tanggal 27 Maret 2020, ditujukan kepada Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas),” katanya saat dikonfirmasi Suara.com pada Minggu (29/3/20202).

Draf ‘Covid-19 Modelling Scenarios, Indonesia’, ini kata Pandu Riono, FKM UI diminta langsung oleh Bappenas RI. Dalam penyusunan draf tersebut turut terlibat Pandu Riono, Iwan Ariawan, Muhammad N Farid dan Hafizah Jusril.

Baca Juga: Adi Kurniawan: Pak Jokowi, Ada Apa Denganmu? IDI Sulselbar Apresiasi Pasien Covid-19 yang Akui Terpapar

Saat ini, warga yang positif terinfeksi Covid-19 sudah mencapai 1.285 orang dengan angka kematian sudah mencapai 114 orang. Menurut Tim FKMUI, angka tersebut akan terus meningkat bila tidak ada intervensi dari pemerintah untuk menanggulangi penyebaran COVID-19.

“Perlu ada intervensi tingkat tinggi dari pemerintah,” kata dia.

KONTEN BERSPONSOR

Komentar