Duet Maut di Eropa Dua Musim Terakhir

Mbappe (kiri), Neymar (tengah), dan Cavani/Mogaznews

FAJAR.CO.ID, PARIS—Barisan penyerang masih menjadi kunci kekuatan tim-tim elite. Tak mengherankan jika setiap klub raksasa Eropa memiliki duet maut. Lalu, klub mana saja yang punya lini depan paling mematikan?

KALAU bicara dua musim terakhir, klub kaya raya Prancis, Paris saint Germain (PSG) berada paling atas dalam daftar tim dengan lini serang yang paling menakutkan. Di Ligue 1, PSG dalam dua musim terakhir mencetak 180 gol.

Kontributor utama gol-gol Les Parisiens adalah Kylian Mbappe bersama Neymar. Mereka total melesakkan 79 gol bagi Les Rouge et Bleu. Khusus musim ini, kombinasi keduanya total telah menghasilkan 31 gol di Ligue 1.

Klub tersubur kedua adalah juara bertahan Premier League Inggris, Manchester City. Dalam dua musim terakhir, skuat asuhan Pep Guardiola menjaringkan 163 gol di Premier League. Dua penyerang mereka, Sergio Aguero dan Gabriel Jesus menjadi pemain tersubur dengan 37 serta 28 gol.

Jawara Bundesliga Jerman, Bayern Munchen menjadi klub tersubur ketiga dengan 161 gol. Robert Lewandowski menyuplai 47 gol dan menjadi pemain paling mematikan. Lalu, ada penyerang muda, Serge Gnabry yang mampu mempersembahkan 21 gol bagi Die Rotten.

Khusus musim ini, Lewy, sapaan Gnabry menjadi duet paling berbahaya. Sebelum kompetisi dihentikan di pekan ke-25 akibat wabah virus corona, mereka total telah mencetak 36 gol. Lewy tercatat sudah mengoleksi 25 gol. Sementara tandemnya, Gnabry 11 gol.

Di posisi keempat tim dengan barisan penyerang paling ditakuti adalah Liverpool. Juara Liga Champions musim 2018/2019 itu dalam dua musim terakhir menggelontorkan 155 gol di Premier League. Sumbangsih paling banyak datang dari Mohamed Salah dan Sadio Mane yakni total 74 gol.

Barcelona yang beberapa tahun sebelumnya merajai status klub tersebur ada di peringkat kelima dengan 153 gol. Lebih dari separuh jumlah itu lahir dari kaki serta kepala Lionel Messi dan Luiz Suarez.

Messi sejak La Liga musim lalu melesakkan total 55 gol. Termasuk 19 gol musim ini. Sementara Suarez tercatat mencetak 32 gol. Meski melewatkan cukup banyak pertandingan akibat cedera, musim ini, Suarez masih menjadi pemain tersubur kedua Barca di La Liga dengan 11 gol.

Kejutan terbesar dari daftar tim dengan penyerang paling berbahaya datang dari Italia. Tanpa bintang besar di lini serang mereka, Atalanta mampu mencetak 147 gol di dua musim terakhir Serie A. Termasuk 70 gol musim ini yang menjadikan mereka sebagai tim tersubur Italia.

Catatan gol La Dea, julukan Atalanta jauh di atas Juventus. Pada dua musim terakhir, Si Nyonya Tua total hanya menorehkan 125 gol. Sosok paling berkontribusi bagi Bianconeri adalah Cristiano Ronaldo yang melesakkan 42 gol. Penyerang tersubur kedua mereka adalah Paulo Dybala dengan 12 gol.

Bagaimana dengan Real Madrid? Sepeninggal Ronaldo, raksasa Spanyol tersebut mengalami degradasi gol. El Real selama dua musim hanya mampu mencetak 112 gol di La Liga. Karim Benzema dengan 35 gol menjadi penyumbang terbanyak gol mereka.

Minimnya jumlah gol Madrid disebabkan tidak adanya pendamping Benzema seperti di era Ronaldo. Saat masih di Santiago Bernabeu, CR7 yang pencetak gol terbanyak Madrid selama sembilan musim selalu punya rekan yang mengoleksi setidaknya 20 gol.

Benzema melakukannya pada enam kesempatan. Sedangkan Gonzalo Higuain, Gareth Bale dan Alvaro Morata mencetak minimal 20 gol dalam satu musim pada satu kesempatan ketika mendampingi Ronaldo.

Sejak kepergian Cristiano, Benzema memikul seluruh tanggung jawab gol Los Blancos. Dalam dua musim terakhir, sang kapten, Sergio Ramos malah menjadi top skor kedua klub di La Liga. Ramos yang berposisi sebagai bek tengah tercatat punya 11 koleksi gol.

Terlepas dari fakta itu, legenda Madrid, Roberto Carlos mengklaim bahwa Bernabeu masih tetap menjadi terbaik dan tempat paling tepat bagi para pemain top. Makanya, ia tak ragu mengajak penyerang bintang untuk datang ke Santiago Bernabeu.

“Para pemain hebat selalu harus bermain untuk klub-klub terbaik di dunia. Real Madrid hari ini adalah referensi untuk setiap pemain. Apakah kamu ingin memenangkan Liga Champions? Datang ke Real Madrid,” kata Carlos kepada Fox Sports Radio. (amr)

TIM TERSUBUR DAN DUET MAUT DUA MUSIM TERAKHIR

PSG: 180 gol

Top skor

Kylian Mbappe: 51

Neymar: 28

Manchester City: 163 gol

Top skor

Sergio Aguero: 37

Gabriel Jesus: 28

Bayern Munchen: 161 gol

Top skor

Robert Lewandowski: 47

Serge Gnabry: 21

Liverpool: 155 gol

Top skor

Mohamed Salah: 38

Sadio Mane: 36

Barcelona: 153 gol

Top skor

Lionel Messi: 55

Luis Suarez: 32

Borussia Dortmund: 149 gol

Top skor

Marco Reus: 28

Jadon Sancho: 26

Atalanta: 147 gol

Top skor

Duvan Zapata: 34

Josip Ilicic: 27

Juventus: 125 gol

Top skor

Cristiano Ronaldo: 42

Paulo Dybala: 12

RB Leipzig: 125 gol

Top skor

Timo Werner: 28

Yussuf Poulsen: 18

Napoli: 115 gol

Top skor

Arkadiuz Milik: 26

Dries Mertens: 22

Klub Tersubur di Lima Liga Top Eropa Musim 2019/2020

Premier League

Manchester City

Main: 28

Gol: 68

La Liga

Barcelona

Main: 27

Gol: 63

Serie A

Atalanta

Main: 25

Gol: 70

Bundesliga

Bayern Munchen

Main: 25

Gol: 73

Ligue 1

PSG

Main: 27

Gol: 75

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Amir

Comment

Loading...