Gegara Penyebaran Corona, Tahanan Rusuh dan Bakar Penjara

Senin, 30 Maret 2020 14:05

FOTO: MLADEN ANTONOV/AFP Seorang polisi memeriksa suhu penumpang di salah satu pos pemeriksaan yang disiapkan untuk menghentikan penyebaran Covid-19 di Bangkok. Militer Thailand mendirikan tujuh pos pemeriksaan di Bangkok dan 350 lainnya di provinsi lain. untuk memeriksa wisatawan yang datang.

FAJAR.CO.ID, BANGKOK – Para tahanan membakar kantin penjara di wilayah timur laut Thailand dan beberapa tahanan kabur dalam kerusuhan pada Minggu (29/3) yang dipicu oleh kabar burung tentang penyebaran Virus Corona.

Laporan-laporan berita memperlihatkan asap tebal membumbung di atas penjara di Provinsi Buriram, yang menjadi rumah penjara bagi sekitar 2.000 tahanan pria dan wanita. ”Sekelompok kecil tahanan menerima hukuman penjara seumur hidup awal pekan ini sehingga mereka menyebarkan kabar burung bahwa bui itu tak aman dari Virus Corona,” kata pejabat Thailand yang tak mau disebut kepada Reuters.

Pemerintah Thailand menghentikan semua kunjungan penjara sejak 18 Maret dalam upaya menghentikan penyebaran corona di seluruh fasilitas penahanan yang kelebihan penghuni. ”Ada seratus tahanan bergabung dengan mereka melakukan kerusuhan,” jelasnya.

Pejabat polisi dikerahkan untuk mengatasi situasi, termasuk mengejar tahanan yang lari di tengah kekacauan, juru bicara deputi kepolisian Krisana Pattanacharoen mengatakan kepada Reuters.

Pembatasan pergerakan diberlakukan di beberapa provinsi di Thailand ketika jumlah kasus Corona mencapai 1.388, dengan 143 kasus baru yang dilaporkan pada kemarin. Thailand juga melaporkan satu kematian baru akibat Corona, mengakibatkan total kematian jadi tujuh. Thailand mencatat 91 kasus tambahan Virus Corona dengan satu korban meninggal, menambah total kasus menjadi 1.136 dan 5 kematian, menurut pejabat kesehatan pada Jumat.

Kematian terbaru itu merupakan pasien di Provinsi Narathiwat yang berbatasan dengan Malaysia. Infeksi baru Covid-19 terdiri atas 30 pasien yang terkait dengan kasus sebelumnya dan 19 kasus termasuk yang dari luar.

Menurut pakar senior medis Departemen Pengendalian Penyakit, Anupong Sujariyakul. Sementara 42 sisanya, yang positif mengidap virus corona, sedang menunggu pemeriksaan guna menentukan bagaimana mereka dapat tertular penyakit tersebut. ”Sejauh ini 97 pasien Covid-19 dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang,” terangnya.

Sementara itu di negara tetangga Thailand, Kementerian Kesehatan Filipina, melaporkan 343 kasus baru Virus Corona, yang menandai peningkatan infeksi harian terbesar di negara itu, dan tiga kematian tambahan. ”Filipina melaporkan jumlah total infeksi yang diketahui di negara itu menjadi 1.418 kasus sementara jumlah kematian telah mencapai 71 orang,” terang situs resmi Kementerian Kesehatan Filipina.

Tujuh pasien lagi telah pulih, sehingga jumlah total pasien yang pulih menjadi 42 orang. Di hari yang sama, Malaysia melaporkan 150 kasus baru virus corona yang menjadikan jumlah total kasus di negara itu adalah 2.470 kasus, yang tertinggi di Asia Tenggara. Jumlah kematian akibat wabah virus naik tujuh menjadi 34 kasus, kata kementerian kesehatan. (fin)

Bagikan berita ini:
9
2
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar