Jakarta Minta Di-Lockdown, Anies Baswedan Surati Jokowi , Begini Kata Menko PMK

Senin, 30 Maret 2020 19:17

Anies Baswedan

FAJAR.CO.ID.JAKARTA– Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah mengirim surat kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait karantina wilayah untuk Jakarta selama pandemi Covid-19. Surat tersebut sudah diterima pemerintah pusat Minggu (29) kemarin.

Menanggapi itu, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan, berdasarkan arahan presiden, untuk skala provinsi memang bisa melakukan pembatasan sosial berskala besar. Dengan catatan ada persetujuan dari presiden.

“Adapun seberapa ketat pembatasannya itu, disesuaikan dengan kedaruratan yang harus ditanggulangi. Tetapi untuk cakupan kecil bisa saja dilakukan karantina wilayah lingkungan tertentu sesuai kebutuhan,” kata Muhadjir saat dikonfirmasi, Senin (30/3).

Skala kecil yang dimaksud Muhadjir misalnya sebuah RT memiliki beberapa warganya terinfeksi korona, maka warga RT tersebut bisa melakukan karantina wilayah lokasi tempat tinggal. Kondisi ini bisa diusulkan oleh gubernur dan nanti disetujui presiden.

Sementara itu, terkait aturan karantina harus melalui Peraturan Pemerintah (PP) seperti bunyi Undang-undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan, Muhadjir menilai itu hanya sebatas prosedural. Oleh karena itu, dia menargetkan PP tersebut bisa segera selesai.

“Itu soal prosedural yang bisa didiskresi. Mudah-mudahan PP nya dalam dua, tiga hari sudah terbit,” jelasnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD membenarkan adanya surat dari Anies kepada Jokowi terkait permintaan lockdown bagi Jakarta . “Ya, suratnya bernomor 143 tertanggal 28 Maret 2020, diterima tanggal 29 Maret 2020 sore,” kata Mahfud.

Mahfud menjelaskan, poin utama dalam surat tersebut yakni Pemprov DKI meminta agar dilakukan karantina wilayah di ibu kota. Hal ini mengingat kasus korona terbanyak terjadi di wilayah betawi. “Isinya minta pertimbangan pemberlakuan karantina wilayah. Itu saja dulu,” tegasnya. (JPC)

Bagikan berita ini:
7
4
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar