Jalankan Intruksi Presiden, Begini Cara Leasing Terapkan di Lapangan

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR-- Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) akhirnya menjawab pertanyaan yang ada dibenak masyarakat terkait imstruksi Presiden Jokowi memberi relaksasi bayar cicilan kredit maupun bunga bagi masyarakat ekonomi bawah yang terdampak penyebaran Covid-19.

Dilansir dari surat resmi yang dikeluarkan APPI, disebutkan 10 poin kebijakan teruntuk para debitur. APPI melihat penyebaran virus Corona telah berdampak kepada perekonomian nasional termasuk mempengaruhi keuangan para debitur.

Oleh karenanya, APPI bersama seluruh anggota perusahaan pembiayaan menawarkan restrukturisasi (keringanan) kredit berupa perpanjangan jangka waktu cicilan, penundaan sebagian pembayaran serta jenis restrukturisasi lainnya yang ditawarkan masing-masing perusahaan pembiayaan.

Sementara itu, APPI juga memberi syarat bagi debitur yang ingin mengajukan permohonan keringanan karena terdampak penyebaran Covid-19. Adapun syaratnya adalah bagi yang terkena dampak langsung Covid-19 dengan nilai pembiayaan di bawah Rp 10 miliar, pekerja sektor informal dan/atau pengusaha UMKM dan bagi debitur yang idak memiliki tunggakan sebelum tgl 2 Maret 2020 saat Pemerintah RI mengumumkan virus corona, pemegang unit kendaraan / jaminan, dan kriteria lain yang ditetapkan oleh perusahaan pembiayaan.

Perlu juga diperhatikan seksama prihal tata cara pengajuan restrukturisasi (keringanan) yang berlaku mulai tanggal 30 Maret 2020, caranya dengan mengisi formulir yang dapat di-download dari website resmi perusahaan pembiayaan.

Pengembalian formulir dilakukan melalui email (tidak perlu mendatangi kantor perusahaan pembiayaan). Selanjutnya persetujuan permohonan keringanan akan diinformasikan oleh perusahaan pembiayaan melalui email.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : rasid alfarizi


Comment

Loading...