Kadis Perdagangan Sulsel : Ketahanan Pangan Sulsel Stabil

Kadis Perdagangan Sulsel

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Dampak pandemi Covid-19 memukul perekonomian dunia tak terkecuali dalam negeri. Meski begitu, di Sulsel dipastikan ketahanan pangannya stabil.

Kepala Dinas Perdagangan Sulsel, Hadi Basalamah mengatakan, selain gula yang juga dialami daerah lain, bahan pokok di Sulsel terkendali. Cukup untuk beberapa bulan kedepan. Mulai dari beras, minyak goreng, daging, dan lain sebagainya.

Nah, untuk gula ini dalam waktu dekat lanjut Hadi, akan datang gula impor dalam bentuk raw sugar atau gula mentah. Paling lambat sudah masuk di Sulsel awal bulan depan. 

Hal ini sesuai instruksi Gubernur Sulsel kepada Dinas Perdagangan Sulsel untuk mengamankan kebutuhan Sulsel. Dari impor nasional sekitar 431 ribu ton (raw sugar), Sulsel dapat puluhan ribu ton. 

Juga nanti akan ada tambahan 10 ribu ton lagi dari distributor. “Insyaallah (gula) cukup sampai kita panen akhir April atau awal Mei mendatang,” ungkap Hadi Senin, (30/3).

Kendati suplay tambahan gula nantinya sudah masuk, Hadi pun menghimbau agar masyarakat tidak berlebihan mengkonsumsi gula. Bahkan sarannya, untuk menekan gula kembali ke harga eceran tertinggi (HET), bisa menggunakan gula merah.

Sebab di prediksinya Maret ini, gula akan menjadi penyumbang inflasi terbesar. “Penting juga untuk kita edukasi publik untuk bisa menurunkan konsumsi gula sekaligus untuk menjaga kesehatan,” paparnya.

KONTEN BERSPONSOR

Komentar