Lapas dan Rutan Siapkan Bilik Sterilisasi hinggga Tiadakan Jam Besuk

Lapas dan Rutan Siapkan Bilik Sterilisasi hinggga Tiadakan Jam Besuk

FAJAR.CO.ID,MAMUJU – Dalam rangka Pencegahan, Penanganan, Pengendalian dan Pemulihan Corona Virus Disease (Covid-19) pada lapas dan rutan se-Sulbar, Divisi Pemasyarakatan Kemenkumham Sulbar telah melakukan beberapa langkah antisipasi.

Yakni menyediakan bilik sterilisasi dimana semua petugas dan pengunjung diwajibkan memasuki bilik tersebut sebelum memasuki rutan. “Kunjungan langsung ditiadakan , diganti dengan video call kepada warga binaan, ” kata Kadiv Pas Kemenkumham Sulbar, Elly Yuzar, Senin (30/3).

Saat ini petugas di Lapas / Rutan sudah dilengkapi dengan Alat Pelindung Diri (APD) berbahan plastik. Disediakan masker,kacamata pelindung,sepatu boot,dan sarung tangan. Hal ini menurutnya merujuk perintah Dirjen Pemasyarakatan Kemenkumham RI. “Semua ini dibeli dengan anggaran Divisi Pemasyarakatan,” katanya.

Pihaknya juga telah menyediakan ruang isolasi mandiri pada Lapas Polewali, untuk menopang jika ada napi Lapas Kelas III Mamasa dan Majene, yang dinyatakan Orang Dalam Pemantauan (odp) corona. Untuk wilayah Mamuju ruang isolasi di LPKA Mamuju, demikian juga di Rutan Pasangkayu.

Untuk sidang tahanan sudah dilakukan melalui daring atau online, tahanannya sidang tanpa keluar rutan tetapi dihubungkan dengan monitor tv di rutan dan ruang sidang. Selain itu ,Lapas Rutan di Sulbar juga memberikan vitamin untuk menambah stamina penambah daya tahan tubuh kepada petugas dan wargabinaan.

“Dan terus mensosialisasikan pola hidup sehat bagi warga binaan maupun petugas,” lanjutnya. Kakanwil Kemenkumham Sulbar, Harun Sulianto mengatakan, petugas lapas dan rutan tetap berkantor. Pihaknya setiap hari menelpon kalapas dan karutan untuk menyemangati agar petugas bersemangat.

” Dan tetap melakukan protokol kesehatan pencegahan covid 19, dengan ketat, dengan memonitor suhu badan wargabinaan setiap hari,” kata Harun. (rls)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Edy Arsyad

Comment

Loading...