Pengguna Jasa Turun Drastis, Damri Makassar Batasi Operasional Bus

Senin, 30 Maret 2020 15:31

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Sejak berlakunya libur kegiatan belajar mengajar (KBM) dari rumah bagi siswa, dan Work From Home bagi ASN dan pekerja, Perum Damri Cabang Makassar mengaku mengalami penurunan drastis dari segi penumpang dan omset usaha.

Manager Usaha Damri Cabang Makassar, Misran Hakim mengatakan dampak dari menyebarnya virus corona di Sulawesi Selatan turut mengoyak aktivitas bisnis Damri.

Karena sepinya pengguna jasa, pihaknya mengeluarkan kebijakan untuk membatasi jumlah bus yang beroperasi demi menekan biaya operasional.

“Sangat menurun penumpang sejak virus ini masuk di Sulsel. Kami pun mengeluarkan kebijakan membatasi jumlah bus yang beroperasi. Termasuk jam operasionalnya juga dikurangi,” jelas Misran saar dihubungi fajar.co.id, Senin (30/03/2020).

Misalnya saja bus yang beroperasi di Bandara Sultan Hasanuddin dikurangi menjadi 2 atau 3 bus saja yang sebelumnya 5 armada bus yang dioperasikan. Lalu di Parepare sebelumnya 5 unit dikurangi menjadi 2 unit saja.

Bahkan, lanjut Misran, pihaknya telah diusulkan untuk menghentikan sementara operasional di Kabupaten Bantaeng, Selayar, Belopa, Parepare dan daerah lintasan yang menuju ke Sulbar dan Palu.

“Penurunan omset kami hingga 70 persen,” ungkap Misran.

Sementara itu akibat Covid-19 juga, Damri Makassar pun menunda pelayanan angkutan Kawasan Strategi Pariwisata Nasional (KSPN) menuju Toraja mengingat pemerintah Toraja telah menutup seluruh tempat wisata di wilayahnya.

Bagikan berita ini:
7
5
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar