Wabah Corona, Pemkot Makassar Liburkan Siswa Hingga 17 April mendatang

Pemkot Makassar Liburkan Siswa Hingga 17 April mendatang

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Melihat situasi wabah virus corona yang belum juga menunjukkan perkembangan positif, Pemkot Makassar akhirnya memperpanjang belajar jarak jauh hingga 17 April mendatang.

Hal tersebut diungkapkan Pj Walikota Makassar, Iqbal Suhaeb. Menurut Iqbal, keputusan ini diambil menyusul Surat Edaran (SE) Gubernur Sulawesi Selatan Nomor 443.2/2181.DISDIK Tahun 2020 tentang Perpanjangan Masa Belajar di Rumah pada Pendidikan SMA/MA, SMP/MTS sederajat dan SLB Negeri dan Swasta se-Sulsel.

Iqbal menuturkan, untuk saat ini, hal tersebut merupakan solusi yang terbaik melihat perkembangan virus corona yang semakin meluas.

“Kita juga cermati perkembangan yang terjadi dan memang belum memungkinkan untuk dilakukan aktifitas belajar mengajar di sekolah. Makanya solusi terbaik tetap meminta anak didik untuk belajar di rumah saja dulu sambil berharap virus ini cepat berlalu,” kata Iqbal, Senin (30/3/2020).

Penjelasan mengenai perpanjangan belajar jarak jauh di Makassar itu tertuang dalam SE yang ditandatangani Iqbal tertanggal 30 Maret 2020 dengan Nomor 440/129/S.Edar/Disdik/III/2020 mengenai Tindak Lanjut pencegahan Penularan Covid-19 di Kota Makassar.

SE yang ditandatangani oleh Iqbal tersebut menjabarkan tentang pelaksanaan proses belajar di rumah bagi peserta didik serta bekerja dari rumah bagi guru dan tenaga kependidikan di Kota Makassar pada seluruh jenjang pendidikan formal TK/RA, SD/MI dan SMP/MTs negeri dan swasta serta jenjang pendidikan non formal pada PAUD, SPNF dan PKBM diperpanjang dari tanggal 1 April hingga 17 April 2020.

“Guru dan tenaga kependidikan melakukan tugas piket secara bergiliran kecuali yang berusia di atas 50 tahun, wanita yang sedang mengandung dan atau memiliki riwayat penyakit kanker, darah tinggi, gangguan ginjal atau diabetes agar melaksanakan tugas dari tempat tinggal masing-masing,” ujar Iqbal.

Lebih jauh, dalam SE tersebut juga dipesankan agar senantiasa menjaga lingkungan tetap higienis, menjaga kesehatan dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat, serta terus menerus menyerukan kepada orang tua peserta didik agar mengawasi anak-anaknya untuk tetap berada di rumah dan melakukan social distancing. (iqbal)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Edy Arsyad

Comment

Loading...