4 Warga Bermasker ini “Lockdown” Pekuburan Pecinan di Makassar

Selasa, 31 Maret 2020 16:59

4 Pria memblokir akses jalan ke pekuburan Pannara Antang.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Pintu masuk Pemakaman Kristen Pannara terpalang kayu dan besi. Warga di sana berdiri di depan pintu masuk pemakaman tersebut.

Empat warga yang mengenakan masker itu berdiri tegak. Mereka berdiri dan siaga untuk mencegat siapa saja yang berani masuk, untuk memakamkan jenazah korban virus corona atau covid-19.

Siang tadi, satu unit mobil ambulans warna abu-abu datang ke pemakaman itu, yang terletak di jalan Antang Raya, Kecamatan Manggala, Kota Makassar.

Ambulans berplat hitam itu membawa satu jenazah yang meninggal dunia karena terjangkit covid-19. Mobil dan keluarga jenazah pun dicegat masuk oleh empat warga bermasker tadi.

Informasi yang didapat di lokasi, jenazah itu berangkat dari RSUP Wahidin Sudirohusodo menuju pemakaman itu, untuk dikebumikan. Namun warga di sana menolak keras.

“Tadi memang ada orang yang ingin dimakamkan. Tapi ditolak warga. Alasannya karena jenazah ini terindikasi meninggal karena corona,” kata Lurah Bittowa, Syaifuddin Sijaya di lokasi, Selasa (31/3/2020).

Pintu masuk pemakaman itu masih ditutup hingga kini. Padahal, liang lahat jenazah itu telah siap. Karangan bunga pun telah disiapkan di dalam pemakaman itu.

Persepsi warga di sana jika jenazah covid-19 dimakamkan, virusnya akan menyebar ke warga lainnya.

Salah satu wanita yang mengenakan baju merah diduga keluarga jenazah, tampak berdiri di lokasi. Mereka berkoordinasi dengan warga dan aparat setempat.

Bagikan berita ini:
9
6
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar