Dukung Belajar dari Rumah, Unhas Beri Subsidi Pulsa untuk Mahasiswa Bidikmisi

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Pembelajaran dalam jaringan (daring) menjadi alternatif bagi setiap kampus untuk turut serta menghentikan sebaran Covid-19. Universitas Hasanuddin merupakan kampus yang pertama kali menerapkan kebijakan ini di Sulawesi Selatan. Salah satu prasyarat yang dibutuhkan bagi proses ini adalah tersedianya koneksi internet yang memadai.

Mengingat kemampuan ekonomi yang bervariasi pada setiap mahasiswa, Unhas mengambil kebijakan pendukung melalui pemberian subsidi untuk biaya koneksi internet bagi mahasiswa Bidikmisi, yaitu mahasiswa yang memiliki potensi akademik baik namun memiliki kemampuan ekonomi terbatas.

Rektor Unhas, Prof. Dr. Dwia Aries Tina Pulubuhu, MA mengatakan bahwa pimpinan kampus terus memantau proses pembelajaran daring yang sekarang diberlakukan. Semaksimal mungkin, pimpinan Unhas berusaha mengambil langkah yang dapat meringankan beban mahasiswa, terutama kelompok yang paling membutuhkan.

“Ini kebijakan Unhas untuk membantu mahasiswa Bidikmisi, sehingga mereka dapat memenuhi kebutuhan pulsa untuk koneksi internet selama proses pembelajaran daring,” kata Prof. Dwia, Senin (30/3).

Rektor Unhas berharap, mahasiswa dapat memanfaatkan subsidi ini untuk mendukung pembelajaran daring, sehingga mereka dapat tetap belajar dari rumah dan proses menuntut ilmu tidak mengalami hambatan.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Infrastruktur Unhas, Prof. Dr. Ir. Sumbangan Baja, M.Phil, menyebutkan bahwa pihaknya telah mengalokasikan sejumlah anggaran untuk kebijakan tersebut.

“Saat ini, jumlah mahasiswa Bidikmisi yang aktif di Unhas adalah 4.366 orang, tersebar pada seluruh program studi. Selama masa pembelajaran daring, kita akan mengalokasikan anggaran secara bertahap. Setiap tahap, jumlah subsidi adalah sebesar lima puluh ribu rupiah per mahasiswa Bidikmisi,” kata Prof. Sumbangan.

Prof. Sumbangan juga menegaskan bahwa kebijakan ini akan menyesuaikan dengan perkembangan tahap pembelajaran daring. Jika dibutuhkan akan dilanjutkan pada tahap-tahap selanjutnya.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Unhas, Prof. Dr. drg. A. Arsunan, M.Kes, mengatakan bahwa mekanisme pemberian subsidi dibuat sederhana. Mahasiswa penerima Bidikmisi tidak perlu datang ke kampus untuk pengurusannya.

“Mekanismenya, dana subsidi akan langsung ditansfer ke rekening setiap mahasiswa penerima Bidikmisi secara bertahap. Silakan mahasiswa Bidikmisi mengecek saja di rekeningnya masing-masing,” kata Prof. Arsunan.

Dengan langkah ini, diharapkan mahasiswa Bidikmisi dapat berkonsentrasi dalam proses pembelajaran, sekaligus mendukung kebijakan belajar dari rumah yang dicanangkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (*/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Hamsah Umar

Comment

Loading...