Kapolres: Warga yang Bandel akan Dipidana

Pj Walikota Makassar, Iqbal Suhaeb. (foto: Muh. Ikbal/fajar.co.id)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Masih maraknya warga yang berkumpul membuat Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Makassar membuat langka tegas.

Hal tersebut disampaikan langsung Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Yudhiawan Wibisono. Yudhi mengatakatan, mereka yang melakukan aktivitas berkerumun akan dipidana.

“Kami akan bubarkan. Kalau tidak, akan ada sanksi hukumnya. Akan dijerat UU Wabah Penyakit, kemudian UU Karantina Manusia No 6 tahun 2018 atau pasal KUHP,” ungkapnya, Selasa (31/3/2020).

Yudhi menambahkan, akan ada pidana bagi yang berpotensi menyebarkan wabah adalah perintah UU. Karena itu, objek-objek yang beraktivitas dan mengundang kerumunan orang kata dia, akan jadi sasaran operasi.

“Seperti warung kopi. Ini punya potensi mengundang kerumunan. Kita akan bubarkan. Yang membandel dipidana,” ujarnya.

Bukan hanya itu, tempat yang berpotensi dijadikan objek berkerumun akan dibubarkan. Jika masih membandel akan dijerat pidana.

Yudhi menuturkan, langkah tegas tersebut demi menjaga keselamatan warga Makassar sendiri dari virus corona yang semakin mewabah.

“Harusnya masyarakat lebih memperhatikan keselamatan jiwa. Saat ini wabah Covid-19 masih belum terkendali. Penyebarannya masih cukup eskalatif,” katanya, melanjutkan.

Yudhi mengimbau agar masyarakat di rumah saja. Tidak usah keluar rumah jika sifatnya tidak mendesak. “Jangan sampai virus itu berkembang yang rugi masyarakat itu sendiri, kalau bisa membeli makanan take away aja itu lebih bagus,” terangnya. (iqbal)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : rasid alfarizi

Comment

Loading...