Kecuali Maut, Jintan Hitam adalah Obat Segala Penyakit

Habbatussauda atau jintan hitam berjuluk penyembuh segala macam penyakit.

FAJAR.CO.ID — Habbatussauda atau jintan hitam berjuluk penyembuh segala macam penyakit. Julukan ini tak diberikan sembarangan, melainkan sudah terbukti secara ilmiah.

Habbatussauda merupakan rempah-rempah dan tanaman obat yang berbentuk butiran biji berwarna hitam. Habbatussauda sudah digunakan sejak ribuan tahun lalu di India, Pakistan, dan Timur Tengah.

Julukan habbatussauda sebagai penyembuh segala macam penyakit datang dari ucapan Nabi Muhammad Saw.

“Nabi Muhammad pernah mengatakan hendaklah kalian mengonsumsi habbatussauda karena merupakan obat dari segala macam penyakit kecuali maut,” kata ahli khasiat herbal dan juga ustaz Hhalid Basalamah dalam ceramah streeming “Corona dan Solusinya”, Senin malam (30/03/2020).

Ustas Khalid yang pernah meneliti mengenai habbatussauda ini mengatakan seluruh bagian dari jintan hitam itu mulai dari biji, minyak, hingga ekstrak bermanfaat untuk kesehatan tubuh bagian dalam dan juga bagian luar.

Ustas Khalid lalu mengutip salah satu hadist Nabi:

إِنَّ هَذِهِ الحَبَّةَ السَّوْدَاءَ شِفَاءٌ مِنْ كُلِّ دَاءٍ، إِلَّا مِنَ السَّام

”Sesungguhnya pada habbatussauda’ terdapat obat untuk segala macam penyakit, kecuali kematian” [1]

“Habbatussauda itu unik, tidak hanya penyakit dari dalam, tapi juga di luar sangat efektif,” ujar Ustas Khalid.

Jintan hitam kata dia, memiliki sifat antioksidan dan antiinflamasi yang dapat mengurangi peradangan di dalam tubuh, misalnya luka dan juga sel kanker. Sifat antioksidan pada habbatussauda juga bisa meningkatkan ketahanan tubuh sehingga dapat mencegah datangnya berbagai penyakit.

Pada tubuh bagian luar, Ustas Khalid menyebut habbatussauda mengandung asam linolenat yang dapat menjaga kelembapan kulit. Kandungan biji habbatussauda juga bisa menjadi pengganti urang-aring yang dapat menjaga kesehatan rambut.

Penelitian pada tikus menunjukkan tikus yang dilumuri minyak habbatussauda dan dijemur selama tiga bulan, tidak mengalami kanker kulit. Sedangkan tikus yang dibiarkan berjemur tanpa minyak habbatussauda, mengembangkan kanker kulit.

Selain itu, jintan hitam juga memiliki sifat antialergi sehingga dapat melindungi kulit dari alergen.

“Antihistamin aktif dalam habbatussauda itu bereaksi pada proses yang dingin, sehingga tepat digunakan pada sabu, ketika disiram air antialerginya langsung aktif,” ujar Ustas Khalid.

Selain itu, habbatussauda juga mengandung asam amino yang tinggi, vitamin A, C, dan E.

Berikut Beberapa Khasiat:

Mengobati darah tinggi (hipertensi)

Dalam studi berskala kecil, habbatussauda nampak dapat menurunkan tekanan darah tinggi. Pada studi tersebut, terlihat adanya penurunan tekanan darah pada subjek yang diteliti, setelah mengonsumsi ekstrak habbatussauda selama delapan minggu. Akan tetapi, efektivitas dan keamanan obat herba ini secara klinis belum diketahui.

Mengobati kolesterol tinggi

Kolesterol memang dibutuhkan tubuh. Namun jika berlebihan, dapat meningkatkan risiko terjadinya berbagai penyakit, seperti stroke dan penyakit jantung. Beberapa studi menunjukkan bahwa jintan hitam dapat menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan trigliserida, serta meningkatkan kadar kolesterol baik.

Menjaga kadar gula darah

Gula darah tinggi merupakan salah satu tanda penyakit diabetes. Gejalanya bisa berupa sering haus, mudah lelah, dan kesulitan berkonsentrasi. Diabetes yang tidak diobati bahkan dapat mengakibatkan kerusakan saraf, gangguan penglihatan, serta melambatnya penyembuhan luka.
Pada sebuah sudi, konsumsi jintan hitam selama beberapa minggu terlihat dapat mengurangi kadar gula darah dan resistensi insulin. Efek habbatussauda ini diduga baik untuk penyakit diabetes, akan tetapi data klinis yang didapat sejauh ini belum dapat memastikan hal tersebut.

Memiliki efek antiradang

Salah satu efek habbatussauda yang diyakini baik untuk kesehatan adalah kemampuannya dalam mengurangi peradangan. Penelitian klinis skala kecil selama 3 bulan pada penderita asma menunjukkan bahwa habbatussauda dapat mengurangi keparahan dan frekuensi serangan asma.
Studi lain juga menunjukkan bahwa obat herba ini mampu membantu mengatasi penyakit lain akibat peradangan, seperti sinusitis, alergi, dan radang sendi.

Melawan infeksi

Habbatussauda memiliki sifat antibakteri dan antivirus. Hal ini dibuktikan dari suatu penelitian yang menunjukkan bahwa obat herba ini mampu membasmi virus penyebab hepatitis C, HIV, dan flu. Habbatussauda pun terlihat dapat menghambat pertumbuhan bakteri dan jamur, sehingga dianggap mampu melawan infeksi.

Melindungi hati

Beberapa penelitian pada hewan juga menunjukkan bahwa jintan hitam dapat mencegah kerusakan organ hati. Manfaat ini terkait dengan kandungan antioksidan pada jintan hitam yang memiliki fungsi antiperadangan.

Mencegah kanker

Thymoquinone merupakan senyawa aktif yang terkandung di dalam biji jintan hitam. Senyawa ini dikatakan mempunyai efek antikanker. Pada beberapa penelitian terhadap hewan, thymoquinone dapat mengurangi ukuran tumor ganas. Selain itu, uji laboratorium menunjukkan bahwa thymoquinone secara efektif dapat menghambat pertumbuhan sel kanker. (aci)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : rasid alfarizi

Comment

Loading...