Kode Keras Kane

Harry Kane/Reuters

LONDON, FAJAR—Harry Kane mencintai Tottenham Hotspur. Ia sudah membuktikannya enam musim terakhir. Namun, kapten timnas Inggris itu akan pergi jika ia merasa Spurs tak bisa memberinya gelar juara.

Meninggalkan klub yang sudah melambungkan namanya menjadi pilihan sulit bagi Kane. Kendati demikian, pemain kelahiran Juli 1993 menegaskan bahwa ia juga tidak mungkin terus bertahan kalau tidak ada perkembangan di klub London Utara itu.

Sejak meraih gelar Piala Liga Inggris pada musim 2007/2008, Spurs memang tidak pernah lagi mengangkat trofi. Itu artinya sudah 12 musim berturut-turut klub yang bermarkas di Tottenham Hotspur Stadium tersebut paceklik gelar.

Dan Kane adalah bagian dari sejarah buruk itu. Sejak naik kelas ke tim utama pada musim 2014/2015, ia adalah pemimpin barisan penyerang The Lilywhite. Ia sebenarnya menunjukkan performa hebat dengan mencetak 181 gol dalam 261 penampilan untuk klub. Tapi, sama sekali tidak ada piala yang ia hasilkan.

Makanya, saat tanya jawab dengan Jamie Redknapp di Instagram, Kane memberi kode keras soal masa depannya dalam skuat Jose Mourinho. Ketika ditanya apakah dia akan pensiun di klub itu, Kane mengaku tidak tahu.

“Saya tidak bisa mengatakan ya, saya tidak bisa mengatakan tidak. Saya suka Spurs dan saya akan selalu mencintai Spurs. Tetapi Jika saya merasa kita tidak maju sebagai tim atau menuju ke arah yang benar, maka saya bukan seseorang yang akan tinggal di sana demi hal itu,” ujarnya dikutip dari Metro.

Spurs dipastikan menutup nirgelar musim ini setelah tersingkir di babak 16 besar Liga Champions dan Piala Liga Inggris. Di Liga Champions, langkah finalis tahun lalu itu dihentikan klub debutan fase knockout, RB Leipzig. Sementara di Carabao Cup, mereka takluk dari Norwich City.

Sebelum itu, Spurs yang memecat Mauricio Pochettino akhir tahun lalu sudah lebih dulu tereliminasi di Piala FA. Sedangkan di Premier League, anak asuh Mourinho saat ini tertahan di peringkat ke delapan.

“Saya pemain yang ambisius, saya ingin meningkat dan menjadi lebih baik. Saya ingin menjadi salah satu pemain top sehingga semuanya tergantung pada apa yang terjadi sebagai tim dan bagaimana kami berkembang,” jelas Kane.

Dalam daftar klub paling bernilai versi Transfermarkt, Spurs masuk dalam 10 besar. Dengan status itu, Kane menganggap mereka layak untuk meraih titel. Karena itu, ia berharap Mourinho bisa mengubah klub menjadi pemenang. “Kami memiliki tim yang fantastis tetapi karena satu dan lain alasan kami belum bisa mendapatkan trofi itu. Kita punya tim untuk mendapatkannya,” tegasnya.

“Dari sudut pandang saya, dan sudut pandang tim, yang dapat Anda lakukan adalah melakukan semua yang Anda bisa, memberikan yang terbaik untuk memenangkan setiap pertandingan dan untuk memenangkan trofi. Tahun depan, itu akan menjadi kesempatan pertamanya (Mourinho) dan kita akan melihat apa yang terjadi,” ujarnya.

Sebagai salah satu bomber terbaik dunia, warning Kane ini jelas serius. Apalagi, ia memang menjadi incaran klub-klub raksasa. Selain Manchester United, ia juga masuk radar Juventus, Real Madrid, serta Barcelona.

Dengan kemampuan finansial dan garansi gelar, klub seperti Juventus, Barca, dan Madrid tentu bisa menggoda Kane. “Saya ingin menang, saya ingin memenangkan trofi tim. Saya ingin melakukannya lebih cepat daripada nanti. Jadi kita harus melihat bagaimana kelanjutannya,” kunci Kane. (amr)

HARRY KANE

Komentar

Loading...