Peneliti Gondrong Ini Klaim Temukan Obat COVID-19, Cuma 6 Hari Pasien Sembuh

Selasa, 31 Maret 2020 22:33

French professor Didier Raoult, biologist and professor of microbiology, specializes in infectious diseases and director...

FAJAR.CO.ID– Penelitian obat Virus Corona atau COVID-19 terus dilakukan, seperti yang dilakukan peneliti di Prancis, yang dipimpin Profesor Didier Raoult dari IHU-Mediterranee Infection di Prancis.

Diberitakan Al Arabiya, Minggu 29 Maret 2020, mereka mengkombinasikan dua jenis obat yakni hydroxychloroquine dan azithromycin. Diklaim berhasil mempercepat proses penyembuhan penderita positif wabah ini. 80 pasien positif corona di negara itu bisa disembuhkan hanya dalam waktu enam hari perawatan.

Raoult dan timnya menemukan peningkatan klinis pada semua kecuali satu pasien yang meninggal. Satu pasien berusia 74 tahun masih di ICU pada saat penelitian diterbitkan.

Hydroxychloroquine adalah anti-malaria dan anti-inflamasi yang digunakan untuk mengobati gangguan auto-imun seperti lupus dan rheumatoid arthritis hanya telah dicoba dengan beberapa keberhasilan terhadap gejala coronavirus novel.

Secara regional, Bahrain adalah salah satu negara pertama yang menguji hydroxychloroquine sebagai pengobatan untuk COVID-19, setelah pertama kali menggunakan obat tersebut pada 26 Februari, dua hari setelah mendaftarkan kasus pertama virus coronavirus. (bs/eds)

Bagikan berita ini:
2
1
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar