Penyemprotan Disinfektan Keliling Pelosok, Ketua DPRD Minta Pemerintah Identifikasi Pendatang

Selasa, 31 Maret 2020 19:06

FAJAR.CO.ID, WATAMPONE — Proses penyemprotan cairan disinfektan dilakukan di semua wilayah. Pelosok Kecamatan Lamuru salah satunya.

Kecamatan yang memiliki 11 desa, dan 1 kelurahan itu disemprot menggunakan mobil damkar. Namun, proses penyemprotannya bukan alat damkar dipakai. Melainkan alat mesin cuci mobil. Sebab, dengan itu tidak terlalu boros keluar.

Penyemprotan dimulai dari perbatasan Bone Soppeng. Berlanjut ke lorong-lorong desa yang pemukiman penduduknya cukup padat. Meski hujan, petugas tidak menghiraukannya. Terus dilakukan hingga semuanya selesai.

Ketua DPRD Bone, Irwandi Burhan mengatakan, memang ini program serentak untuk dilakukan penyemprotan. Tetapi semua harus dijangkau. Bukan hanya jalan poros, melainkan lorong-lorong juga yang penduduknya sangatlah ramai.

“Dengan usaha kecil ini, dapat berdampak besar bagi keberhasilan pencegahan Covid-19 di Bone. Itu harus dilakukan. Tidak boleh tidak. Semoga ini bisa berdampak besar dan bermanfaat bagi masyarakat,” katanya Selasa (31/3/2020).

Selain itu legislator Partai Golkar itu meminta kepada pemerintah desa dan kecamatan untuk memeriksa kesehatan setiap pendatang. “Saat ini baiknya periksa semua orang yang masuk. Identifikasi semua pendatang guna untuk menangkal penyebaran virus korona ini,” terangnya.

Di samping itu, dia juga meminta pelaksanaan gerakan serentak dan masif dalam penyemprotan disinfektan. Satu-satunya cara pencegahan terbaik pandemi juga adalah dengan membangun tembok, batasi perjalanan.

“Tetapi, penangkal sesungguhnya dari pandemi bukanlah pemisahan berkepanjangan, melainkan kerja sama kemanusiaan yang beradab. Makanya seluruh elemen masyarakat harus bekerja sama. Kesadaran diri adalah modal utama,” pungkasnya. (agung)

Bagikan berita ini:
2
6
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar